Give Thanks with a grateful heart,Give Thanks Because He's Given Jesus Christ His Son, Give Thanks, And Now, Let The weak say I am Strong, Let the poor say I am Rich because of what The Lord has done, For us

Tampilkan postingan dengan label kesaksian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesaksian. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 April 2015

seandainya, Kristus gak ada di hidupku :(

Sudah lama tidak menulis,
Kemungkinan kecil ada yang rindu, kemungkinan besar tidak ada yang rindu tulisanku :D, tapi maaf itu gak terlalu penting, yang penting aku bisa nulis lagi :D.

Tulisan ini dibuat dalam rangka giveaway yang diadain oleh Lasma boleh ikutan disini, dengan tema “Seandainya aku tidak mengenal Kristus”, ya ampiun, gak terbayang kan ya, kalo aku tidak mengenal Kristus.

Oia, aku itu dari lahir memang mempercayai Yesus karena kami keluarga Kristen, tapi aku ngerasain en mulai ngandalin Dia pas smp en sma gitu ya, pas waktu itu mama aku sakit, asmanya kambuh, sampai aku takut sekali, kaki mama aku tuh udah dingin bgt, dan aku gak tahu harus bagaimana membawa mama berobat, waktu itu mama aku baru pulang dari lading, dan waktu itu kami masih belum punya hp yang bisa ngubungin orang kesehatan or saudaraku (kebetulan org kesehatan), nah diantara ketakutanku, aku ingat ayat yang sering dibacakan digera pas sekolah minggu tentang mintalah maka akan diberikan (tapi saat itu aku gak hafal betul ayatnya, hanya sekedar ingat) dan juga  ayat tentang kalau kita punya iman sebesar biji sesawi kita bisa pindahkan gunung, dan aku rasa jika aku berdoa untuk kesembuhan mamaku pasti bisa, sedangkan untuk mindahin gunung aja (pikirku), nah akupun berdoa sambil megang, megang badan mama en ngarahin mama aku buat berdoa, aku berdoa sambil nangis- nangis. dan tau saudara, saudara dengan ngandalin mujizat Tuhan en cuman kusuk-kusuk aja, mama aku sembuh (ya sampe sekarang sakitnya masih sering kambuh, tapi you know saudara-saudara mama aku masih berumur panjang, dan itusemua berkat doa, soalnya sakitnya banyak bgt apalagi kalo lagi stress (suka mikir yang gak sipikiran, katanya efek uda tua).

Oke, itu sedikit kisah perkenalan aku dengan Tuhan secara nyata (soalnya waktu sekolah minggu, aku suka mikir, emang benaran Tuhan itu ada (berabe kan ya?), nah pas di sma aku mulai ngandalin Tuhan, aku mulai suka mengadu sama Tuhan baik secara doa khusuk maupun doa dalam hati yang aku sangat percaya Tuhan dengar. Jadi Tuhan itu sudah seperti sahabat aku tempat curhat aku, karena aku itu tergolong seorang anak yang kuper en pendiam. Jadi aku dulu tidak punya sahabat yang bisa diandalin buat diajak cerita, aku sangat takut dibully (efek mulai sd aku sering dibully teman-teman). Itu masih perkenalan singkat aku dengan Tuhan, yangmana aku tidak memahami Dia sepenuhnya yang aku tahu Dia pasti ngabulin semua permintaanku.

Aku orang yang terlalu sok perfec gt, jadi sering kepikiran sama sesuatu hal dan banyak kebawa pikiranlah untuk hal penting bahkan yang gak penting sekalipun, dan tau itu mengganggu kesehatan banget, dan kejiwaan juga.

Aduh ga kebayangkan kalo aku gak mengenal Kristus, akukan ketergantungan sama Dia, apa-apa pasti ngaduh sama Dia, aku mungkin akan gampang stress, karena gak punya penawar (FirmanNya) pas lagi down. Nah kalo udah stress pasti akan gampang buat bunuh diri (pernah loh kepikiran waktu aku masih kecil, ish aku aja heran aku seburuk itu pas belom kenal en percayain hidup aku sama Kristus).

Mungkin aku akan gampang banget sakit hati en mendendam, taukan sakit ati en mendendam itu bikini dup kita ga nyaman, bikini dup kita serasa di neraka panasnya, abis asal liat orang yg udah buat kita sakit ati, rasanya pasti sakit, tapi yakin dan percayalah saudara-saudara yang kita dendamin itu belum tentu ngerasa karena kita gak ngunkapinnya (sudah pernah mendendam, sakit banget apalagi kalo yg gue dendamin gak ngerasa, weits syukur deh Tuhan ngasih kebenaran sama aku buat mengampuni seperti Dia udah mengampuni aku)

Kalau aku gak kenal Kristus, mungkin aku akan hidup dipergaulan bebas dan masuk kehidupan malam :p

Kalau aku gak kenal Kristus, aku mungkin menjadi orang yang despresi dan mungkin udah bunuh diri

Kalau aku gak kenal Krsitus aku tidak akan pernah tersenyum, karena aku pikir hidup selalu sulit :D, gak ada enaknya, padahal gak begitu kan ya, hidup itu indah apalagi kalo Tuhan yang udah pegang kendali, jadi bisa selalu tersenyum, sampai lupa caranya marah :benarkah????: coba aja.

Kalau aku gak kenal Kristus aku mungkin tidak akan seawet muda ini (orang bilang aku awet muda, lebih muda foto sekarang daripada foto masih muda dulu :p)

Kalau aku gak kenal Kristus, aku mungkin sudah membenci banyak orang, soalnya aku sensitive bgt, gampang terseinggung, merasa selalu disakiti, tapi karena aku punya Kristus aku sudah bisa mengubah cara pandangku tentang orang lain dan perbuatan orang yg mungkin sakit (kalau lihat sakitnya ya, jadi sekrang gak ke perasaan aja, tapi lebih kelogikanya kenapa sesuatu itu terjadi)

Oke, hidupku pasti ancur banget kalo gak kenal Kristus, tapi bukan bearti hidup setelah kenal Kristus gak pernah jatuh bangun, aku gak pernah merasa marah, gak pernah merasa tak berharga, agak sensitive/ sakit hati, tapi semenjak ku kenal Dia, aku jadi lebih tahu mengelolah sakit hati, aku memang jatuh tapi tanganNya selalu memegangku erat dan menolongku untuk bangkit kembali, jadi sekarang ini, susah banget aku untuk sakit hati berlama-lama, untuk marah berlama-lama.

Kristus cukup bagiku, tapi aku perlu kalian-kalian untuk mengujiku, untuk meningkatkan kualitasku, untuk menunjukkan siapa aku tanpa Kristus

Aku tanpa Krsitus, butiran debu.


Senin, 29 Juli 2013

Tragedi kunci yang hampir ilang

hampir saja si uly gila,
bayangin kunci ruangan satu-satunya plus esoknya ada acara yang hrs cepat masuk, yang entah mengapa sengaja di bawa pulang *biasanya juga dititipin sama alam :D. hilang entah jatuh kemana, ya setelah selidik punya selidik, ponakannya paling kecil telah menghilangkan kunci itu secara sengaja dan tidak sadar, ya tasya memindahkan kunci tersebut dari dalam tas yang dibawa si uly. pas malamnya si uly baru sadar kalau kunci itu hilang.

awalnya aku sih anggap enteng aja, bakalan nemuin kunci itu segera, jadi gak perlu bantuan doa meskipun hanya dalam hati *wuih sepele banget waktu itu, ya terakhir aku harus sampe stressla mencarinya, bahkan satu rumah juga bingung mandangin aku sekaligus kasihan, tapi gak tahu mereka harus bagaimana, sikecil tasya juga udah aku rayu2 tapi tetap aja bilang kuncinya tadi diatas meja, pokoke aku mencarilah seisi rumah, bawaan saat itu ya emosi aja awalnya santai makin lama makin esmosi, airmata makin keluar, akhirnya sistaku nyuruh dah tidur aja besok kita tanyain ciknya mereka *maklum saat itu udah malam semua udah pada tidur.

aku sih sedih, tapi masih tetap aja keras kepala ga minta bantuan Tuhan, oala bodohnya aku saat itu. trus besok paginya lanjut lagi mencari, tetap aja loh ini gak minta bantuan Tuhan atau siapapun, aku seperti orang aneh yang cari2 keluar bahakan ngorek pasir *parah....,

akhirnya aku nyerah *give up boookkkk, ya sisombong sudah dihancurkan, akhirnya aku naik ketempat tidur, menenangkan diri sebentar en ujung2nya minta tolong sama Tuhan *benaran loh

end akhirnya entah mengapa aku diarahkan buat nanyak ciknya mereka *padahal tadi udah ditanyain sama kakakku loh, jawabnya engga ada*

me : cik apa ada liat kunci seperti kunci rumah kita?
cik : ada, tapi aku pikir itu kunci rumah kita, makanya aku simpan *sambil ke tpk ngambil bbnya*
me : wow, beneran simple bangetkan langsung dapat aja

astaga, benarankan Tuhan peduli dengan hal seperti itu, kesombonganku dihancurkan, sok bisa, aku ngerasa itu bukan urusan Tuhan but Tuhan itu peduli bahkan hal-hal sepele.

ps : kesombongan mengandalkan diri sendiri tidak akan pernah menghasilkan, sebaliknya mengandalkan Tuhan adalah kunci dari semua yang kita hadapi. ya Tuhan peduli, sedetil-detilnya Dia peduli akan sisi hidup kita, bayangin aja sampai kunci yang hilang aja Dia ngajarin sesuatu, aku gak nyesal membawa kunci itu pulang, dan kehilangannya karena aku menemukannya kembali sekaligus mendapati Allahku mengajariku suatu hal, penyerahan kepadaNya.

Jumat, 26 April 2013

Curhat nie

God, sebenarnya aku bingung loh, kenapa Engkau baik banget samaku, akukan gak baik, akukan pendosa, no more lah buat aku itu bernilai lebih. tapi aku amazing banget loh lihat your blessing sama aku.. setiap aku meminta kepadamu Engkau beri, aku kesesakan, aku panggil2 namaMu, Engkau ada,, padahal aku kadang sering ga mengingatmu, malamnya aku sering tertidur tanpa bercerita kisahku seharian kepadaMu, pasti Engkau menanti2 aku untuk berbincang-bincangkan tiap malam, maafin aku Babe, i'm so tired satu harian. tapi aku langsung wow-wowan loh, kog masih Engkau jagain ya diriku ini. 

Bapa, i think aku gak layak dapat kasihMu yang luar biasa besar, tapi Engkau bilang aku bisa merasakan lebih besar lagi, lebih melimpah lagi, so amazing ya kasihMu, only by grace kataNya. aku sering calling-caling namaMu dalam hal kecil, dan Engkau peduli, masa iya Engkau peduli ya, padahal seharusnay Engkau melakukan hal-hal yang besar saja ya. *ahahah i'm stupid ya God* aku gak kenal baik tentang diriMu yang so soso kind for me, but You know me so well, bahkan lebih baik dari yang kutahu.

Tuhan, satu minggu ini banyak hal yang kukagumi dari yang telah Engkau lakukan kepadaku, your blessing, your kindness, your love, en your care, gak nyangka tapi really Engkau peduli dari hal terkecil sampai masalah terbesar, Tuhan gak marahkan kalau aku libatin en panggil-panggil Tuhan detik-detikku terlambat ngantor, akhirnya gak ketahuan deh lewat dari belkang, so konyol ya, but tetap aja ada hal diluar dugaan yang Engkau do for me. saat aku memanggilMu dalam hati aja buat menolong mymom dari sakitnya, You tetap tolong, setiap aku percaya You ada, You benar2 ada, You real my Lord,, aku ingat banget tadi malam, aku kuatir mamaku akan sakit kalau dia gak bisa ngelengkapi berkas2nya untuk keesok harinya, aku help her, but You sebenarnya yang lebih andil dalam menolongnya, sudah beberapa hari Dia mencari berkasnya yang dua lembar itu, en sudah berapa hr sakitnya kambuh, nah aku inisiatif dong nolonginnya hari itu, siapa yang suruh, sebenarnya Tuhan yagn suruh aku, en aku cepat pulang,, nah aku doa dalam hati, i call His name, i trust Him buat bantu nunjukin tuh berkas,, hasilnya wow, tempat yagn ga seharusnya mama nyimpan berkas,,, aku menemukannya, sampe mama bilang " kog bisa kesitu sih" en sebenarnya aku juga gak tahu apa yagn membawa aku mencarinya ketempat tsb *i think, RK yagn nyuruh* pokoke aku makin yakin deh, sama Tuhan yang bisa ngelakuin semua hal- ya semua hal, besar kecil, He can. 

nah, malam sebelumnya lagi Tuhan juga udah baik banget, aku aja sampe nangis gitu liat mama sakitnya kambuh *sesak*, mama kalo masuk angin en banyak pikiran pasti sakitnya kambuh, kadang aku sering bilang *hidup dijalani aja mama, waktu kita singkat di dunia ini, ngapain semua hal dikuatirkan* but i'm really kuatir saat sakit mama kambuh. jam 10 mlm sakitnya kambuh, trus aku kasih obat sesaknya without kabarin kakak, en selanjutnya mamak baikan en go bed, but jam 1-2 tengah malam her sick kambuh lagi, trus aku saranin minum obat sesaknya lagi, but ga mendingan juga, aku kusutin buat ngeluarin angin, but mama terasa tersiksa gt di lehernya, kata mama sakit bgt *pake isyarat aja*,, airmatanya keluar, aku benaran gak tau harus gimana, aku nangis, bangunin bapak, telpon kakak juga, en sambil doa en puji-puji Tuhan,, so amazing mama baikan en akhirnya di bawa ke rumah kakak deh malam itu dan sampai disana baikan. nah yang aku kagumin adalah ternyata setelah ditanya2 obat yang dimakan mama itu hanya boleh 2 kalisehari en dengan rentang waktu 12jam you knowkan dari jam 10ke jam 2 only 4 jam,, en efek samping this obat sebenarnya ke jantung lagi. pantesan aja mama tadi agak biru en ngerasa sakit banget en gak bisa ngegerakin kakinya *benerin*, en ternyata mysista udah mimpi ga bagus pas saat mama sakit itu en terbangunnya pas aku nelp, she look a beautiful women wear baju pink, you know, mamaku pake baju pink,, pas dijalan menuju rumah kakak juga, mama bersikap aneh2 bikin merinding, but i know, i trust, Tuhan benar jagain mama, yang buat sembuh mama ya Tuhan, soalnya obatnya itu sebenarnya bekerja overdosis but Tuhan menetralisir, so amazing ya Engkau Tuhan.

aku udah ngerasain banyak mujizat, dari kecil sampe besar, sebenarnya itu besar semua loh, cuman kalo aku cerita pikir orang pasti kebetulan but i'm really feel Him loh dalam setiap kejadian, jadi setiap aku dapat masalha besar or kecil i cal Him, Dia ada loh, Dia really. TUhan sayang banget samaku, Dia tetap mencintaiku, Dia tetap menyayangi aku yang lemah ini, aku yang pelupa ini, aku yang melow ini, aku yang pendosa ini..

aku jadi pengen terus berjalan bersama Dia loh, bersama Dia enak banget, amazing banget semuanya.. banyak cerita amaing yang udah Dia lakuin buat aku, sekarang giliranku buat ceritainnya, tapi maaf banget ya Babe, kadang aku gak tau harus mulai dari mana, nih aja tulisan agak amburadul,, but i hope this post, bisa blessing yang lain en makin percaya deh sama Tuhan, hanya Dia yagn mampu melakukannya, human boleh eror tapi Tuhan gak pernah salah. Dia adalah benar dan sumber kebenaran itu, setiap apa yagn dibuatNya selalu benar. mari belajar mempercayai Dia dalam segala hal, ternyata Dia mendengar setiap doa-doa kecil maupun besar kita.

--uly---

Selasa, 28 Agustus 2012

Great Day is gift (1)

Bersyukur banget sama Tuhan Yesus Kristus, my awesome God. akhirnya namaku ditambah embel2 juga sahnya tanggal 25 kemaren. baru posting sekarang, bukan karena lagi lenggang cuman lagi curi waktu aja, takutnya kalo udah agak lama or lewat bulan detail2nya bisa lupa. sebenarnya sih bukan niat utk ngelupain tapi emang otak ini rada tulalit, sering eror jadi hal-hal unik sering dilupain. nah berhubung ini day is great an is gift aku gak mau lupa en aku mau ukir this day. kenapa ini great day, karena untuk mencapai dua huruf itu sumpeh, pegal2 otak, pegal2 kantong dan pegal2 hati. wkwkwkwkw *apaan cobak*.

to the point aja deh, masak banyak iklannya ya dari pada intinya ntar, harap maklum aja pembaca, udah lama gak ngoceh jadi kalau sekali ngoceh maunya agak panjang bejibun gak kebaca tanggung resiko sipembaca :p *sosory*. sori bgt kalo ada pengulangan kata2 soal e rada eror kerjaan numpuk tapi malah bela-belain ngeposting.

pengennya sih aku cerita dari awal perjuangan aku nyelesain kuliah ini, bagaimana rasanya dari dulu pengen banget tamat sekolah langsung ngelanjut, itu sih keinginan tapi gak sesuai dengan kelakuan, nape aku bilang kayak begitu, ya karena dulu banget waktu sma en tamat sma aku ga pernah serius belajar, ikut intensiv juga alasan supaya ngetrend, ikutan bareng teman. dulu itu keuangan kami itu sangat memprihatinkan sebenarnya mamak g mau sih aku ikutan intensif abis mahal banget, mendingan aja lagsung kuliah (iya dipikir2 benar juga, andai aja aku ga bimbingan masuk ke perguruan swasta juga masih bisa :p) tapi itu semua adalah experience, pelajaran yang diberi sama Tuhan buat aku lebih menghargai sesuatu *baru sekarang sadarnya loh*.

akhirnya aku emang ikutan intensif, you know teman2 yang aku lakuin, bukan belajar seintensif mungkin, aku emang termasuk anak yang bisa or cepat nangkep *bukan puji diri ya tapi realita :p* cuman karena aku itu g ngehargai en ga manfaatin kualitas or talent yang udah Tuhan beri maka itu semua gak berguna, pas ada kuis2 di kelas intensif aku dapat nilai yg lumayan bisalah dibilang but you know teman2 pas udah hari h try out en finally, aku dapat nihil, selain aku yang terlalu sombong *dalam artian aku merasa bisa tanpa belajar, soalnya aku sering pake logika alhasil pas test aku sering kewalahan karena buru* kurang konsenttrasi en satu hal lagi pasti Tuhan lagi ngasi pelajaran buat aku, lagi proses aku suapaya aku lebih menghargai talent aku*. nah taulah teman2 akhirnya aku tidak lulus testing masuk PTN *en berhubung mymom janji ngekuliahin aku kalo masuk PTN aja dan aaku pon sedih sangat, nangis berkurung di dalam kamar* so pastilah mamakku kuatir sekali ngeliat keadaan aku, soalnya dari dulu aku emang pendiam, gak suka komen, nah aku diam aja en say aku gpp, padahal aku sangat apa2 aku kecewa why teman2 aku pada bisa, apa hebatnya mereka. i never see bahwa yang hebat itu Tuhan, yang beri itu Tuhan so jadi saat mereka bisa ya itu kualitas en gift yagn Tuhan beri *cuman akunya gak sadar book* berasa benar terus *parah abissssslah*.

karena sayangnya mamakku samaku, akhirnya aku disuruh ngecoba d3 lagi, gagal lagi parah ya *katanya pintar, tapi satu hal yang aku sadari sekarang /baru sadar sekarang| itu semua bukan karena pintar tapi karena penyerahan dan rendah hati* en Tuhan mau aku gak sombong lagi makanya Tuhan menjatuhkan aku, supaya aku sadar bahwa semua hal itu bukan karena kemampuan kita tapi karena penyertaan Tuhan. nah trus aku pun udah malu bilang kalo aku harus ke swasta lagi, dan akhirnya aku pun coba d1 kompi di polmed, ya syukurlah masuk. tapi tahukah kalian teman2 bahwa aku bandel banget, kuliah sering bolos, sering ngegangguin dosen, dulunya aja pendiam tapi pas udah kuliah tetap kuno tapi bandel *dasar*, akhirnya aku tamat dari situ tapi gak wisuda, seharusnya ikut wisuda andai saja uang kuliahku ga aku foyah2kan, aku terlalu gampang terpengaruh untuk menikmati yang mahal2 jelas2 kondisiku gak memadai,,,, that i kbow that myparents pasti kcewa banget gak jadi ikut wisudaku, tapi untunglah gak jadi pasti mereka capek banget :D*alasan :p*

nah, akhirnya aku lulus dari situ tanpa wisuda, nah niatnya pengen banget langsung merantau tapi gak dikasih ortu en mysista, taukah kalian teman2 tujuan perantauanku dulunya adalah batam soalnya kata2 mereka orang dari kampuang kami pada sukses merantau ke sana, tapi napa ya keluargaku kog ga ada yg setuju, oia masi ada satu hal yang aku lupakan sebelum masuk d1 kompi aku ditawarin ke jakarta loh, sekolah disana sebagai perawat en aku nolak bukan karena ga minat tapi karena somethinglah.... tapi sekarang aku sadar it's not mydream soal e aku takut banget liat luka, orang terluka, darah tercecer, muntah semualah yang berbau yg begituan membuat aku ngeri, oh ternyata itu yang membuat aku gak jadi perawat hahaha. Tuhan sangat indah ya, caraNya susah aku pahami, sekarang baru ngerti kenapa Ia ga memaksa aku ke jakarta or jadi perawat, *hampir dua kali aku mencoba peruntungan jadi perawat bahkan saat bekerja aku juga mulai ccoba bahkan sempat testing ampe kekesehatannya tapi mikir en mikir lagi, gak jadi lagi deh heheheheh

nah selesai tamat d1, bukanya cari kerja di medan, aku malah pulkam, aku disuruh bantuin bapak jualan ikan *jualan musiman doeng, akhir2 tahun gitu :p*, trus aku bosan badan jadi itam, terus orang pada liat aneh, *maybe mereka thingking kali ya kog nih anak balik dari medan sekolah cuman jual ikan aja* but now aku sadar itu semua pengalaman, en seterusnya i enjoy that bahkan saat aku sudah bekerja di kantorku sekarang kalo ada waktu senggang kuusahin deh utk bantuin bapak jualan. nah sambil deh aku cari kerjaan disini, aku coba kerja di rental *then disinilah aku akhirnya aku mahir berkomputer ria* soalnya dulu pas tamat blank banget taunya cuman ngenet doang :p. ini juga sebuah pengalaman pelajaran dari Tuhan untuk mendewasakan aku baik dalam hal ilmu :D

nah, pas gitu ada teman *anaknya mama tua* mau pegi ke batam, aku pengen ikut, tapi gak dikasih jadi deh aku disaranin sista en brotaku kerja di tempat sekarang *dulu nih kantor baru buka :p*,
aduh masih panjang ceritanya.
tobe continue ya... soalnya mau lanjutin kerjaaan yg numpuk bahan untuk rapat besok.


Senin, 19 Maret 2012

Tuhan yang menjaga

mataku sakit bangat, pas masak cabe tadi malam, mataku kenak letupan cabenya. pas cabe masuk ke mataku, aku langsung panggil nama Tuhan Yesus, dan aku percaya dalam hati dan bilang *TUHAN TOLONG SEMBUHKAN*, lalu aku teriak *kak, mataku kenak cabe, trus kakakku bilang ayo cuci sini* mataku dicuci pake air langsung dari kran, wajar awalnya terasa pedih tapi aku merasa gak sesakit biasanya, biasanya pas kemasukan binatang aja rasanya ntah udah macam mana, tapi Puji Tuhan saat itu aku merasa sakitnya cuman sedikit, padahal kakak aku udah panik *maklumlah, ntar kalo kenapa2 nih mata gimana*.


sesudah dicuci mataku mulai baikan, trus aku diajurkan untuk istirahat *or tidur* airmataku menetes yg panas2nya keluar, gak berapa lama mungkin gak sampe 10 menit mataku sudah normal kembali dan aku menulis ini diagendaku
"Tuhan akan menjaga engkau terhadap kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu




Photobucket

Selasa, 31 Mei 2011

Mujizat karna Kuasa Doa

Minggu, 29 Mei 2011

Pukul 09.00 Wib
Aku pulang ke rumah bareng adekku yang kebetulan ijin dari asrama, trus ditengah jalan jumpa sama mamaku trus pas ditengah jalan berhenti mau tukaran sp.motor, lalu aku bilang sama mama "ma, ngapain sih mama pergi sendiri, nti siang kita barengan pergi" tapi mama tetap gak mau sayang tuh, besok mama gak sempat" jawab mama. aku gak tau mengapa tiba2 aku merasa gak enakan, merasa gak senang mama pergi apa lagi harus sendiri, aku bilang ma"ngapain sih harus dipaksain, emangnya mama bisa apa pergi sendiri, emang seberapa penting si itu, ayolah gereja nti kita bareng kesitu" aku merepet dan wajah agak jelek (gak tega juga sih gituin mama, tp  mama tetap gak mau) kekeh harus pergi. nah tiba dirumah aku ketemu sama bapak (aku suka manggil gitu), lah aku tanya sama bapak "pak, kenapa mama itu pergi sendiri? kenapa gak bapak temanin aja?" biar kami yang ngerjain itu kami bilang, udah pergi aja temanin mama, trus bapak bilang "telponlah mamamu" sampe berkali-kali ditelpon gak diangkat juga, sampe agak gondok juga sih, disms aja deng pikir hati, nah setelah lama dan lama baru deng diangkat mama telp (padahal kmi udah tiba di depan gereja) lalu aku bilang "ma, bapak udah berangkat tunggu disimpang" oke jawab mama. 

Pukul 15.00 Wib
kring kring.... hp bunyi, yang nelpon mama, "what for mama nelpon" trus kedengaran suara bapak ngomong " mamakmu sakit" sakit apa pak"sakit jantung". Dueg, jantung "Oh Tuhan, pikirku" tapi aku masih bisa tenang aneh yach (padahal aku orang paling cengeng, ingat dulu pas mama sakit aku nangis sambil doa , Puji Tuhan mama sembuh") aku jadi teringat dengan lagu :
Saat keadaan disekelilingku, ada diluar kemampuanku
kuberdiam diri mencariMu, doa mengubah segala sesuatu
Saat keadaan didepanku, mengecewakan perasaanku
kumenutup mata memandangMu, sbab doa merubah segala sesuatu

Doa orang benar bila didoakan
dengan yakin besar kuasanya
dan tiap doa yang lahir dari iman, 
berkuasa menyelamatkan

Seperti Batang air ditanganMu
mengalir kemanapun Kau mau
Tiada yang mustahil dimataMu
doa mengubah segala sesuatu

(Ya, saat keadaan sekeliling diluar kemampuanku, aku perlu berdiam diri mencari Dia, aku memang bukan orang benar tapi dibenarkan oleh Kristus dan aku percaya bahwa Tuhan akan tunjukkan mujizat, karna tiada yang mustahil dihadapanNya)

Aku lihat adikku begitu panik, cemas soalnya diakan bagian kesehatan jadi dia tau betul bagaimana resiko penyakit jantung ini. trus aku bilang sama dia "dek, kamu jangan kuatir" trus dia bilang "kak tau gak bahwa ....." stop gak usah berpikiran buruk, please mari kita berdoa untuk kesembuhan mama. aku gak nyangka kalo aku bisa bersikap seperti itu jelas-jelas aku merasa tenang dan tetap berdoa malah aku bisa nangis pas ngingat aku kog bisa setegar itu yach. trus, kami telpon kakak aku (bagian kesehatan juga), lalu dia bilang dia akan jemput mama pake mobil kesana. aku tenang banget saat itu (really teman2). nah aku kembali lagi kerumah kakakku sambil ngantar adikku balik ke asrama. aku hanya bisa berdoa dan trus berdoa, dan aku yakin banget kalo mama pasti akan sembuh. Trus pukul 06.00 Wib aku dapat telpon dari kakak "jangan panik lagi mama udah mendingan, kabari juga si N***, nti dia kepikiran trus tuh" dueg, puji Tuhan.

benar2 kuasa doa itu ada, pas kita dengan yakin berdoa maka kita akan merasakan sesuatu yang beda, suatu ketenangan. mungkin secara medis kalo penyakit jantung itu harus segera dibawa kerumah sakit, tapi berhubung jarak antara rumah kami ke ladang itu aja 1-2 jam perjalanan (bayangkan). trus untung aja bapak nyusul mama, padahal bapak dah ada rencana gak ikut kian ke ladang. nah tau ga teman2 berapa tensi mama aku mencapai 200 (biasanya kalopun mamaku naik tensi paling tinggi mencapai 160) Oh mujizat. ada aja yang aku pikir secara kebetulan tapi emang direncanain sama Tuhan.

Renungan :
Mungkin banyak hal yang kita pikir secara kebetulan seperti, bapak yang nyusul mama, kog gak pergi bareng aja tadi (aku sendiri juga gak tahu).trus Jarak tempuh yang jauh 1-2 jam trus tensi yang mencapi 200. oh sangat2 diluar kendali kamikan? tapi itu masih dalam batas kendali Tuhan. Tuhan mau kita berserah sama Dia, Dia pasti akan menunjukkan mujizatnya.

"Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya"
(Matius 21:22)