Give Thanks with a grateful heart,Give Thanks Because He's Given Jesus Christ His Son, Give Thanks, And Now, Let The weak say I am Strong, Let the poor say I am Rich because of what The Lord has done, For us

Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Life. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2015

Selamat ulang tahun mamakku


Terpujilah Tuhan yang menjagai mamak sampe sekarang,
alangkah baiknya Tuhan ya mak e menjagai mamak, meskipun mamak harus berjuang dengan sakityang sering kambuh, tapi aku tetap katakan Tuhan Yesus baik karena Dia selalu menjagai mamak, memberi mamak umur yang panjang dan akan lebih panjang lagi, bahkan sampai melihat cucu-cucu dari semua anak-anak mamak bahkan lebih lama daripada itu.

Mak e, selalunya kubilang janganlah mamak pikiri semua, karena Tuhan sudah mengatur jalan hidup kita sebaik mungkin asalkan kita mau ikutin jalanNya, tapi namanya orangtua akan kuatir mulai dari hal kecil sampai hal besar, dan sekarang aku sedang belajar untuk tidak kuatir, jika aku kuatir dengan kesehatanmu mak e, aku selalu berdoa karena Dia mengatakan nyatakanlah kekuatiran kita dalam doa, dan aku sangat tahu kalau Dia benaran menjagai mamak, aku mempercayakan kesehatan mamak sama Tuhan, mungkin aku sedikit tidak kuatir tapi itu karena aku sudah percaya sama Dia yang menjaga mamak lebih dari aku bisa menjaga mamak, aku hanya bisa memeluk dengan badaniah sebentar tapi melalui doa aku mememeluk mamak setiap detik.

Mak e, semoga panjang umur ya mak, semakin sehatlah, ingatlah semua kebaikan Tuhan supaya kekuatiran yang mamak bawa jgn meningkat setiap waktu tapi malah berkurang, semogalah mimpi-mimpi (keinganan) mamak dihari tua terkabulkan, meskipun kutahu kebanyakan mimpi itu adalah berada pada kami.

Terimakasih Tuhan karena menitipkan aku sama keluargaku sekarang, terkhusus sama mamaku. Aku tahu Tuhan tak ada yang sempurna, tapi aku banyak belajar untuk semuanya. dan tolong Tuhan ikatkan hati kami kepadaMu supaya pengharapan kami hanya padaMu, sehingga tidak ada kesia-siaan dalam hidup.

Jadikanlah mamaku seorang ibu dan istri yang mencintaiMu lebih dari apapun juga sehingga Dia tidak perlu kuatir akan hal-hal dunia, sehingga Dia boleh menjalani hidupnya lebih indah lagi tanpa kekuatiran yang tak berarti, sehingga dia menjadi ibu dan istri yang menyelamatkan rumah dan semua isinya, sehingga dia boleh menjadi contoh nyata di keluarga dan di masyarakat.

Once again, Happy Birthday mam.

Rabu, 13 Maret 2013

lagi galau *udah lewat tuh*

aku lagi galau *hahahaha* sering banget dengar kata-kata ini berkumandang, i think aku juga sering ngalaminnya, cuman bedanya aku sering gak jujur sama perasaan aku, sering bilang ahk siapa yang galau? padahal or nyatanya kelakukannya tingkahnya kelihatan banget lagi galau. hati en perasaan bisa dibooingin en orang lain juga bisa diboongin. tapi Tuhan gak bisa, kalau kita gak jujur tentang perasaan or kegalauan sama Tuhan akibatnya adalah tetap sama, ya tetap galau sampai kita jujur en bilang supaya kegalauan itu diambil sama Tuhan.

nah karena aku udah jujur sama Tuhan *cuman sama TUhan ya* maka aku sekarang bisa terbebas dari galau. i'm free girls,, gak percaya? percaya aja deng, kalau aku galau nulisnya pasti melow, nulisnya pasti pakek banjir, nih ga sedikitpun ada ujan atau badai :D.

kita manusia booo, ga terlepas dari sifat2 kemanusian kita, bisa galau, bisa marah, bisa melow de-el-el tapi bukan berarti itu jadi alasan buat kita terperangkap dalam hal-hal yang sama, hanya keledai yang jatuh kedalam satu lubang yang sama *jadi kalau kita terjebak lagi dalam hal-hal yang sama berulang kali, it's mean kita keledai bahkan lebih buruk lagi kalau lebih dari dua kali*. nah kita diperhadapkan sama masalah sebenarnya buat ngenaikkan level or tingkatan kita ke yang lebih atas, jadi masalahnya bukan karena kita lebih pandai or bijak dari seekor keledai, tapi bagaimana kita memiliki hati yang selalu belajar dari kesalahan. kalau kita mau belajar dari kesalahan yang udah lampau so pasti kita gak terjebak seperti kesalahan itu lagi. jadi andai kata kita dapat masalah yang sama lagi pasti ada hal-hal yang kita belum lulus *remidiel* jadi kudu diulang lagi, dan gak boleh nyerah, setiap soal ujian yang dibuat ada jawabannya. asalkan kita punya hati yang mau belajar pasti dapat deng jawabannya.

dari kegalauan or dari hal-hal yang kita rasa sangat tidak mengenakkan buat dirasakan, tapi Tuhan menyisipkan pelajaran disana, percaya deng sama Tuhan segala sesuatu yang direncanainNya tetap yang terbaik, jika saat ini kita belum ngerasain hal yang baik itu ya sabar aja, ada kriteria-kriteria yang harus dipunyai, kayak misalnya kita mau aplikasi yang tinggi2 dalam phone or smartphone kita, osnyakan kudu ditingkatkankan kudu ada speknya, jadi kalau kita mau dibuat lebih tinggi lagi kita musti diupgrade dulu sama Tuhan, musti dinaikin dulu kualitas kita suapaya kita pantes dapet yang berharga itu.

kalo emang niat en motivasi awal kita adalah mencari Tuhan, ga bakal ada yang sia-sia asalkan kita setia buat tujuan awal kita, ga nyimpang dari tujuan yang udah ditetapin, Tuhan gak pernah boong, dan ga bakalan deh, kita boleh aja lupa janji kita, kita bisa amnesia tapi Tuhan tetap Allah yang dahulu sekarang en masa depan, jadi ga perlu kita nguji2 TUhan buat mengabulin semua keinginan kita, Dia yang layak nguji kita, tapi Dia ga ngelakuinnya, Dia ijinin kita diuji tapi bukan Dia yang nguji. kenapa? ya karena Dia pengennya kita ikutin jalan Dia maka semuanya bakal mulus, tapi kita pengennya ikutin daging kita ya alhasil kita terperangkap jatuh en merasa sakit, nah Tuhan gak tinggal diam, Dia angkat lagi.

kalau kita terluka karena sesuatu hal, coba cek ulang motivasi awal kita, mungkin motivasinya yang salah sehingga kita terluka dengan hasil yang gak sesuai harapan, intinya tetap percayain aja sama Tuhan bahwa Dia bakal ngelakuin yang terbaik, bersyukur buat hal-hal yang Dia ijinin terjadi dalam hidup kita, dan terus belajar buat kenaikan level yang bakal kita kecap. karena sekalilagi gak ada yang sia-sia, bahkan hal terburuk dipikran manusia aja bisa diubahkan Tuhan menjadi hal yang baik asal kita serahin kendaliNya sama Dia, asal kita bisa mengucap syukur dalam segala hal.

jadi ternyata kegalauanku yang lalu-lalu karena motivasiku gak murni, ada hal-hal lain yang kucampur adukkan dengan cara-caraku, mencoba nutup-nutupin sesuatunya *pura-pura punya motivasi murni* tapi Tuhan ancurin motivasi ga murni itu, ya setiap yagn diancurin psti sakit*, sakit banget tapi Tuhan mau merubah motivasiku lagi makanya Dia ancurin motivasi yang gak murni itu, Tuhan gak mau aku sakit lebih lama lagi karena Dia sayang aku. konsekuensinya Dia harus melihat aku terluka karena suatu motivasi yang gak murni, tapi itu Dia lakuin supaya motivasi itu gak semakin besar dan efek yang dihasilkannya lebih parah lagi. kadang-kiding pikiran kita gak bisa ambil nilai positifnya tapi Tuhan selalu berusaha menangkap, so sweet Tuhan menangkap aku sebelum aku jauh dan mengarang cerita lebih lanjut lagi, yang menyakitkan sesama bahkan diri sendiri.

ps : percayakan semua pada Tuhan, jika kamu merasa sakit pasti ada hal yang diancurin Tuhan dari dirimu, tapi yagn Dia ancurin ituu adalah hal yang ga baik buat kamu. dan bersyukurlah buat hal itu, Dia ngancurin, pasti Dia juga akan membangun hal yang baru lagi yang baik. lebih sakit yang kamu rasa berarti lebih  keakar lagi hal ga baik itu dicabut. mati buat tumbuh  menjadi pribadi yang baru seperti benih, kalau benih itu gak mati dulu dia ga bakal bisa bertumbuh menjadi pohon baru bahkan lebih kuat.



Senin, 10 September 2012

♥happy birthday♥ uly !!!!

terimakasih Tuhan buat hut ku yang ke - 26 ini, terimakasih karena tahun ini Engkau mengajarkanku banyak hal, tahun ini tahun luar biasa buat aku, i know maybe umur 26 itu bukan hal yang menyenangkan buat sebagian wanita single but aku mo bilang "i love usia-ku ini en statusku saat ini" aku mau bersyukur diusia ini Tuhan, karena diusia ini aku menyadari bahwa hidup single itu its mean Tuhan masih mempercayai banyak hal yang hanya bisa aku lakuin dimasa-masa aku single yang  maybe yes or no nanti pada saat Tuhan mempercayai status lain buat aku, aku tidak bisa melakukannya lagi. jadi  aku mau say "Terimakasih Banyak Tuhan sebanyak-banyaknya *sambil meluk Tuhan* *wink-wink* i know ucapan itu gak bakalan bisa deh nandingin keluarbiasaan Tuhan mengasihi aku but hanya itulah yang kupunya, i don't have something yang bisa kuberi wong semua hidupku milikku adalah kepunyaanNya.

salah satu yang buat aku amazing ya, karena tahun ini aku berhasil or lulus kuliah mencapai gelar SE :p, nah tadi pagi juga dapat ucapan dari myfamily *jarang2 loh, soalnya pada sibuk biasanya ucapinnya jg malem* nah anehnya lagi bapakku en emakku nanyak, ultah ke berapa tahe ??? dengan bangga aku bilang 26 * aku sih maklum aja, udah tua mama&bapa, jangankan ultahku, ultah mereka  ndiri aja belom tentu diingat :D :peluk:.

Mypray

Terimakasih ya Tuhan, buat usiaku yang ke-26 ini,
aku bersyukur karena Engkau menyertaiku sampai dengan 26 tahun dengan luar biasa
terimakasih Tuhan buat proses yang kulalui
terimakasih buat orang-orang sekitarku yang mengucapkan doa buatku, aku aminkan.
aku tahu Tuhan aku belum ada apa-apanya,
tolong proses aku lagi Tuhan supaya aku menjadi wanita yang Engkau ingini
supaya aku hidup lebih lagi untukMu
ajar aku mengenalMu Bapa karena hanya Engkaulah yang mampu memberi aku makna dari hidup

terimakasih Tuhan buat kerinduan yang Engkau letakkan di hatiku, ajar aku tetap untuk mendengarMu.
jika statusku sekarang menyenangkan hatiMu, aku menikmati dan ajari aku menerimaNya Tuhan
karena hanya Engkau yang tahu aku, bahkan aku sendiri saja tidak pernah tahu jalan yang akan aku lalui

Tuhan diusia ku ke-26 ini jadikan aku berkat, jadikan aku menjadi contoh bagi single lainnya yang mengandalkan Engkau saja, yang mau menerima seperti apa Engkau menciptakanku, karena aku tahu aku berharga bukan karena aku punya pendidikan tinggi, punya pekerjaan, punya wajah yang cantik dan penampilan, tapi karena aku ini milikMu, ya aku berharga karena Engkau memilikiku, Engkau menciptakan aku segambar denganMu, karena Engkau menggantikan nyawaku dengan nyawa anakMu yang tunggal.

Tuhan ajar aku semakin mencintaiMu, mencintai sesamaku bahkan yang melukaiku dan tak menginginkanku.
Tuhan, aku merindukanMu, menginginkanMu, biarlah aku tetap bergelora dalam Engkau
di usia ku ini aku hanya ingin Engkau Tuhan
amin*

nah, disini juga ya aku mau nyemangatin para singleness *kayak udah bisa bangkit aja :p* bukan begitu tapi paling tidak aku gak segalau dulu lagi pas belum dekat sama Tuhan. usia itu bukan patokan untuk mengalami kedewasaan, tapi kemauan kita mencari Tuhan itulah menjadikan kita dewasa, benar tuh masalah mendewasakan, agar kita tahu bagaimana caranya bangkit ya harus jatuh dulu. orang-orang menyebalkan yang menyakiti kita itu penting suapaya kita tahu bagaimana caranya untuk bersabar.nah aku bersyukur jika saat ini adalah waktu yang dipilih Tuhan untuk mendewasakan aku berarti ini udah pas.

jujur aja aku gak pernah seenjoy en setenang ini saat menghadapi ultah. every year, i hope get surprice from someone or orang lain but tahun ini aku gak mupeng lagi karena aku tahu surpriceku hanya dari Tuhan. Tuhan suka kasih surprice and Dia sering kasih suprise bahkan buat aku menitikkan airmata, everyday Dia buat special buat aku, aku mah maunya only oneday but Dia mau buat everyday is specialday buat aku *so sweet*.  tahun ini aku lebih enjoy gak hoping lagi punya pasangan, meski sepanjang tahun gak terealisasi jugak karena aku tahu Tuhan mau pake buat saksi bahwa yang buat kita damai, bahagia bukan karena kita punya pasangan, bukan karena surprise, tapi karena Tuhan selalu ada buat aku, dan aku ngerasain itu banget tahun ini, itu makanya tahun ini is surprise giftnya dari Tuhan bukan dari siapa2.

jelas dong aku punya wish juga, Tuhan ini intern kita ya, jangan bilang siapa2 *kami juga punya rahasia dong* ntar malem kita curhat-curhat-an aku punya banyak wish, nah kali ini aku janji gak ngeyel lagi soal permintaanku,  accnya di Tuhan semua, kalau gak di acc juga aku bisa terima *maksudnya gak pake galau lg* karena aku tahu You pasti beri the bestlah untukku.

one again Thanks Lord, i love You coz You love me the first





Selasa, 28 Agustus 2012

Great Day is gift (1)

Bersyukur banget sama Tuhan Yesus Kristus, my awesome God. akhirnya namaku ditambah embel2 juga sahnya tanggal 25 kemaren. baru posting sekarang, bukan karena lagi lenggang cuman lagi curi waktu aja, takutnya kalo udah agak lama or lewat bulan detail2nya bisa lupa. sebenarnya sih bukan niat utk ngelupain tapi emang otak ini rada tulalit, sering eror jadi hal-hal unik sering dilupain. nah berhubung ini day is great an is gift aku gak mau lupa en aku mau ukir this day. kenapa ini great day, karena untuk mencapai dua huruf itu sumpeh, pegal2 otak, pegal2 kantong dan pegal2 hati. wkwkwkwkw *apaan cobak*.

to the point aja deh, masak banyak iklannya ya dari pada intinya ntar, harap maklum aja pembaca, udah lama gak ngoceh jadi kalau sekali ngoceh maunya agak panjang bejibun gak kebaca tanggung resiko sipembaca :p *sosory*. sori bgt kalo ada pengulangan kata2 soal e rada eror kerjaan numpuk tapi malah bela-belain ngeposting.

pengennya sih aku cerita dari awal perjuangan aku nyelesain kuliah ini, bagaimana rasanya dari dulu pengen banget tamat sekolah langsung ngelanjut, itu sih keinginan tapi gak sesuai dengan kelakuan, nape aku bilang kayak begitu, ya karena dulu banget waktu sma en tamat sma aku ga pernah serius belajar, ikut intensiv juga alasan supaya ngetrend, ikutan bareng teman. dulu itu keuangan kami itu sangat memprihatinkan sebenarnya mamak g mau sih aku ikutan intensif abis mahal banget, mendingan aja lagsung kuliah (iya dipikir2 benar juga, andai aja aku ga bimbingan masuk ke perguruan swasta juga masih bisa :p) tapi itu semua adalah experience, pelajaran yang diberi sama Tuhan buat aku lebih menghargai sesuatu *baru sekarang sadarnya loh*.

akhirnya aku emang ikutan intensif, you know teman2 yang aku lakuin, bukan belajar seintensif mungkin, aku emang termasuk anak yang bisa or cepat nangkep *bukan puji diri ya tapi realita :p* cuman karena aku itu g ngehargai en ga manfaatin kualitas or talent yang udah Tuhan beri maka itu semua gak berguna, pas ada kuis2 di kelas intensif aku dapat nilai yg lumayan bisalah dibilang but you know teman2 pas udah hari h try out en finally, aku dapat nihil, selain aku yang terlalu sombong *dalam artian aku merasa bisa tanpa belajar, soalnya aku sering pake logika alhasil pas test aku sering kewalahan karena buru* kurang konsenttrasi en satu hal lagi pasti Tuhan lagi ngasi pelajaran buat aku, lagi proses aku suapaya aku lebih menghargai talent aku*. nah taulah teman2 akhirnya aku tidak lulus testing masuk PTN *en berhubung mymom janji ngekuliahin aku kalo masuk PTN aja dan aaku pon sedih sangat, nangis berkurung di dalam kamar* so pastilah mamakku kuatir sekali ngeliat keadaan aku, soalnya dari dulu aku emang pendiam, gak suka komen, nah aku diam aja en say aku gpp, padahal aku sangat apa2 aku kecewa why teman2 aku pada bisa, apa hebatnya mereka. i never see bahwa yang hebat itu Tuhan, yang beri itu Tuhan so jadi saat mereka bisa ya itu kualitas en gift yagn Tuhan beri *cuman akunya gak sadar book* berasa benar terus *parah abissssslah*.

karena sayangnya mamakku samaku, akhirnya aku disuruh ngecoba d3 lagi, gagal lagi parah ya *katanya pintar, tapi satu hal yang aku sadari sekarang /baru sadar sekarang| itu semua bukan karena pintar tapi karena penyerahan dan rendah hati* en Tuhan mau aku gak sombong lagi makanya Tuhan menjatuhkan aku, supaya aku sadar bahwa semua hal itu bukan karena kemampuan kita tapi karena penyertaan Tuhan. nah trus aku pun udah malu bilang kalo aku harus ke swasta lagi, dan akhirnya aku pun coba d1 kompi di polmed, ya syukurlah masuk. tapi tahukah kalian teman2 bahwa aku bandel banget, kuliah sering bolos, sering ngegangguin dosen, dulunya aja pendiam tapi pas udah kuliah tetap kuno tapi bandel *dasar*, akhirnya aku tamat dari situ tapi gak wisuda, seharusnya ikut wisuda andai saja uang kuliahku ga aku foyah2kan, aku terlalu gampang terpengaruh untuk menikmati yang mahal2 jelas2 kondisiku gak memadai,,,, that i kbow that myparents pasti kcewa banget gak jadi ikut wisudaku, tapi untunglah gak jadi pasti mereka capek banget :D*alasan :p*

nah, akhirnya aku lulus dari situ tanpa wisuda, nah niatnya pengen banget langsung merantau tapi gak dikasih ortu en mysista, taukah kalian teman2 tujuan perantauanku dulunya adalah batam soalnya kata2 mereka orang dari kampuang kami pada sukses merantau ke sana, tapi napa ya keluargaku kog ga ada yg setuju, oia masi ada satu hal yang aku lupakan sebelum masuk d1 kompi aku ditawarin ke jakarta loh, sekolah disana sebagai perawat en aku nolak bukan karena ga minat tapi karena somethinglah.... tapi sekarang aku sadar it's not mydream soal e aku takut banget liat luka, orang terluka, darah tercecer, muntah semualah yang berbau yg begituan membuat aku ngeri, oh ternyata itu yang membuat aku gak jadi perawat hahaha. Tuhan sangat indah ya, caraNya susah aku pahami, sekarang baru ngerti kenapa Ia ga memaksa aku ke jakarta or jadi perawat, *hampir dua kali aku mencoba peruntungan jadi perawat bahkan saat bekerja aku juga mulai ccoba bahkan sempat testing ampe kekesehatannya tapi mikir en mikir lagi, gak jadi lagi deh heheheheh

nah selesai tamat d1, bukanya cari kerja di medan, aku malah pulkam, aku disuruh bantuin bapak jualan ikan *jualan musiman doeng, akhir2 tahun gitu :p*, trus aku bosan badan jadi itam, terus orang pada liat aneh, *maybe mereka thingking kali ya kog nih anak balik dari medan sekolah cuman jual ikan aja* but now aku sadar itu semua pengalaman, en seterusnya i enjoy that bahkan saat aku sudah bekerja di kantorku sekarang kalo ada waktu senggang kuusahin deh utk bantuin bapak jualan. nah sambil deh aku cari kerjaan disini, aku coba kerja di rental *then disinilah aku akhirnya aku mahir berkomputer ria* soalnya dulu pas tamat blank banget taunya cuman ngenet doang :p. ini juga sebuah pengalaman pelajaran dari Tuhan untuk mendewasakan aku baik dalam hal ilmu :D

nah, pas gitu ada teman *anaknya mama tua* mau pegi ke batam, aku pengen ikut, tapi gak dikasih jadi deh aku disaranin sista en brotaku kerja di tempat sekarang *dulu nih kantor baru buka :p*,
aduh masih panjang ceritanya.
tobe continue ya... soalnya mau lanjutin kerjaaan yg numpuk bahan untuk rapat besok.


Jumat, 27 April 2012

10 orang kusta

tadi pagi aku tidak saat teduh, ya aku memang agak keterlaluan, sudah dibangunin pagi2 sama Roh Kudus masih aja ngorok lagi, tarik selimut tinggi2,, tapi Roh kudus gak pernah berhenti tuk ngingatin aku, nah tadi pas mau berangkat kerja aku diingatkan untuk buka Alkitab,, :hanya ingin tahu Tuhan inginkan apa kira-kira dari aku untuk hari ini:.

lewat bacaan Alkitab tadi Tuhan mau aku bersyukur dan beriman, ya lewat bacaan tadi Tuhan mengingatkan aku kembali dengan kata memuliakan nama Tuhan. (Lukas 17 :11-19),
rata-rata udah pada tahukan cerita tentang 10 orang kusta,,,
nah manatau ada yang udah lupa ceritanya gini ni

ada 10 orang kusta yang datang kepada Tuhan Yesus, minta disembuhin. nah Tuhan Yesus bilang kepada mereka untuk memperlihatkan diri mereka kepada iman. nah karena mereka percaya dan memiliki iman maka mereka menjadi sembuh , wah simple banget ya penyembuhannya cuman percaya doang, padahal mereka belum ketemu sama iman yang dimaksud, nah kita tahu kan pas ditengah jalan mereka menjadi tahir bukan karena ketemu sama imam-imam yang dimaksud Tuhan Yesus. wah keren ya dengna iman percaya mereka disembuhkan, gak berat2 amat ya.

seorang dari mereka sadar kalau yang nyembuhin itu adalah Tuhan Yesus, nah dia berbalik kembali kepada Tuhan Yesus untuk mengucap syukur, untuk berterima kasih karena udah nyembuhin dia, dia memuliakan Tuhan Allah sambil tersungkur.

ya kadangkala, sering banget saat kita berbeban berat kita datang kepada Tuhan,, nah pas kita dapat nyelesaiin masalah kita or kita udah ketemu jalan keluarnya, kita serig banget ngelupain bahwa itu berkat pertolongan Tuhan, ini mah pengalaman pribadi, aku sering banget pas ketiban masalah, jerit2 sama Tuhan, Tuhan plis tolongin aku, aku gak tau nih jalan mana yang harus aku tempuh. nah untungnya Tuhan kita itu baik banget, gak peduli berapa kali aku lupa bersyukur Dia selalu menolong, berasa banget kalau aku biasanya nolongin orang itu, trus pas ditolongin gak tau diri, udah maki2 dan anytime gak bakalan mau nolong lagi. nah dari situ berasa banget kan sakitnya pas kita nolongin orang tapi gak tau terima kasih banget, padahal jelas2 yg kita tolongn itu ya ga seberapa dengan pertolongan yang udah Tuhan kasih sama kita.

pernah gak nyalahin teman kita kalau dia gak jera2nya nolongin temannya yang udah jahatin dia, en kita pasti sering bilang " udah gak usah tolongin biar tau rasa dia" nah kita pasti gondok banget kan pas ngeliat teman kita ini seolah-olah sangat bodoh, dengan mudahnya mau maafin orang tersebut jelas-jelas berkali-kali dijahatin, dan berkali-kali juga dia mau nolongin tuh orang, ais gondok banget pastinya kan, kita bakalan nyalah-nyalahin teman kita itu... nah sedangkan disatu sisi kita sadar gak sih, kalau kita itu udah dimaafin terus sama Tuhan, dan kita terus aja berulah sama Tuhan, nah apa kita mau ngata-ngatain Tuhan bodoh, karena mau maafin kita yang udah berkali-kali bersalah, ais perih banget kan ternayta kelakuan kita itu sama Tuhan, sebentar berbalik padaNya jika kita ada maunya, nah pas kita udah dapat yang kita mau terus kita asyik dengan kegiatan kita yang lain, gak peduliin Dia yang udah menginginkan kita sedemikianNya,, oh ohoh. salah satunya ya aku sendiri, sering gak sadar dan gak tau diri kalau Tuhan itu sayang banget sama aku, berkali-kali Dia mau maafin aku dari kesalahan aku, buktinya Dia tetap nolongin aku padahal pas masalah aku udah selesai aku malah sering lupa bersyukur n ingat Tuhan. tapi kali ini aku disadarkan dan diingatin lagi sama Roh Kudus *tengkiu banget ya RK, udah mau ingatin aku dan gak pernah bosan untuk safe hati aku dari hal-hal yang mematikan rasaku terhadap Allahku*.

nah dari cerita sepuluh orang kusta itu aku jadi belajar bagaimana aku menghadapi masalahku, dan bagaimana kelanjutan kisah selanjutnya saat aku mencapai titik yang kuinginkan ato penyelesaian masalahnya, ya cukup serahin sama Tuhan Yesus masalahnya, percaya dengan iman bahwa Dia sanggup untuk mengubahkan, memberi jalan atau apapun yang sedang aku alami. dan Tuhan juga mau aku mengucap syukur atas semuanya itu, dan memuliakan Allah sebagai pemberi setiap jalan keluar....

terimakasih Tuhan Yesus telah mengirimkan Roh KudusMu di hidupku, aku ngerasain banget, saat aku melakukan sesuatu yang tidak Engkau inginin, RK langsung ngingatin aku, nah tiap pagi juga aku dibangunin, tapi aku ini keras kepala Tuhan Yesus, tapi aku pengen berubah kog Tuhan Yesus, karena aku mau Engkau tetap mengasihiku, ya aku tahu Engkau maha pengasih, ingat banget sama bangsa Israel yang berkali-kali udah ngekhiatin Tuhan , tapi saat mereka bertobat, Tuhan langsung bermurah hati untuk ngemaafin mereka, nah aku percaya Tuhan, Tuhan juga akan selalu mengampuni aku, saat aku mau bertobat, ingatkan aku selalu ya Tuhan untuk jujur padaMu.

ttd

Selasa, 13 Maret 2012

Salah siapa ?????

Eits, kemaren aku dapat pertanyaan mana lebih sakit, disakitin pacar atau sahabat (teman)? Spontan aku jawab sama2 sakit sih,,, tapi dari antara dua itu aku mah cumin pernah ngerasain satu doing, disakiti teman kalo pacar belum pernah disakitin (heheheh blom ada), mungkin jawaban orang beda-beda yach, ada yang jawab disakitin pacar ada yg jawab disakitin teman, tergantung bagaimana kedekatan kita terhadap orang yang udah nyakitin kita itu.

Menurut aku ya, sakit atau sangat sakitnya sikap pacaa atau teman itu tergantung dari diri kita sendiri bagaimana kita menanggapinya, ya kalau kita terlanjur dekat,, trus ketergantungan gitu sama teman kita itu (kayak narkoba aja ketergantungan :D)  mis  apa2 cerita sama dia pokoke kita anggap dia seperti keluarga dekat, ya pasti saat kita disakiti jelas sakit banget dunks. Begitu juga pacar misalnya pacaran ampe 5 taon (contoh ya) trus disakitin, ya jelas sakit banget.
Kayak meluk duri gitu semakin erat kita peluk maka kita akan semakin sakit,, gak peduli itu teman atau pacar, sakit hati yang kita rasakan adalah tergantung dari kedekatan hati kita, seberapa besar kita memberi hati kita untuk sahabat/ pacar kita itu jadi bukan tergantung siapa dia tapi bagaimana kita.

Contohnya ya aku sendiri dulu aku dekat banget sama teman aku ini, sering nongkrong kerumahnya, pokoke kalo ada waktu senggang pengen bareng2 aja, ngegosip de-el-el, pokoke kalo saya lagi bete saya pasti cariin teman saya ini, saya nyambung sama mereka, dia orangnya baik, nah sebenarnya sebelum atau sesudah semuanya pun dia tetap baik, cuman tanggap saya yang terlalu sensitive, seandainya saya bisa menempatkan teman saya sebagai teman bukan sebagai teman berbagi (sahabat) saya mungkin gak ngerasa terlalu sakit gitu, ya paling cumin rasa sakit pas disakitin doing dan itu wajar juga, gak ada sangkut pautnya sama hubungan teman (sahabat). Nah soalnya sekarang pas semuanya break n merenggang, saya disakitin, digosipin, dibilang begini begitu, saya kog gak terlalu gimana gitu, karena saya sudah gak ngedekatkan hati saya kepada mereka (teman) saya itu, saya hanya terasa tersenggol duri dan gak berbekas.

Contoh lainnya lagi ya (masih kasus sendiri , *sering banget jadi victim  yaw :D*, teman saya ini baik banget apa apa aku minta tolongin dia dan dianya mau, trus pas tiba-tiba dia gak bisa sama sekali membantu aku ya aku merasa tersakitin, weks *sensi banget kan* nah salah siapa hayo, dulu pas aku gak suka mikir positif aku anggap aja tuh orang yang salah, *masak segitu aja gak bisa diandalin :D* tapi pas aku udah realistis gini, aku jadi tau, aku yang terlalu egois, orang baik kog malah kayak belanda ya diriku :D,,, nah sebenarnya dia gak nyakitin aku cumin aku terlalu berpikir bahwa aku adalah orang yang tersakiti apdahal sama sekali enggak *ini juga taunya pas aku sudah teliti alasannya kenapa gak bisa*

Nah, sekarang aku mulai berubah *ce ileh* dah gak lagi suka ngambek2an gak suka lagi semena-mena *hohohoho ketauan banget yaw sok ngaturnya* jadi sekarang aku lebih memautkan hatiku sama Tuhan, udah nyerahij sama Tuhan meski kadangkala aku suka ambil alih sendiri, ya hasil akhirnya you know sendirilah teman-temin aku yang merasa sakit, yap saat aku bangun persahabatan yang tanpa dilandasin dengan kasih yagn dari Tuhan hasilnya pasti ancur cur cur, yang sakit siapa aku sendiri nah yang salah siapa aku sendiri, so taubet deh aye nyalahin teman-teman n orang lain, tobat deh ngata-ngatain orang lain yang salah kalo aku merasa sakit, no no no, itu tergantung bagaimana aku memposisikan diri aku, supaya aku gak terlalu dekat dengan duri tapi dekat dengan mata air saja sehingga sehingga saat aku haus aku bisa minta langsung dari sumberNya yang dekat dengan aku.
Ps : mari dekatkan diri kita kepada Allah seorang sehingga kita gak mudah sakit hati, kepahitan yang membuat hati kita gak tenang, yang selalu nyalahin orang lain atas semua yang terjadi pada kita, salah gak ada pada orang lain tapi pada diri kita sendiri  hayo perbaharuilah budimu (saya)




Photobucket

Rabu, 08 Juni 2011

jangan Tunda


yang hari jumat itu c’shinta ngadain game lagi, yang berhadiah diskon buku 30% dari www.lilinkecil.com , gw gak ikutan kenapa? apa karena gw gak suka buku n diskon? gak lah, sapa sih yg gak suka diskon, lagian akhir2 ini gw lagi suka banget baca buku, tapi belum ada buku yang jadi favorite cumin da satu buku yang pengen banget saya baca yaitu “LADY IN WAITING” n “TUHAN MASIH MENULIS CERITA CINTA” tapi gw belum nemuin ditempat gw tinggal. lah jadi kenapa gw gak ikutan tuh game? jawabannya adalah karena gw ngundur waktu, gw mikir ntar aja deh kan masih ada waktu sampe hari sabtu pukul 4 sore. (dasar gw yach) akhirnya gw telat deng gw mikir masih ada waktu mikir (yg mo dipikirin juga kagak jelas) hahaha. nah alhasil pas hari senin gw liat pengumuman pemenang game (jadi mellow deh gw), tapi berhubung hari senin itu juga blog gw ada masalah kagak bias koment diblog n rada aneh gitu tampilannya, makanya gw gak koment hari selasa lah gw koment.

sebenarnya apasih yang jadi masalah, yaitu  “YANG PERTAMA MENJADI YANG TERAKHIR, atau bahkan TIDAK SAMA SEKALI”. kenapa bisa seperti itu? karena menunda untuk melakukannya. nah gitu juga halnya dalam lingkup kehidupan sehari-hari sering kita secara tidak sadar selalu menunggu waktu yang tepat (seperti saya) padahal sudah ada waktu diperuntukkan, tapi karena terlalu asyik berleha-leha ya lupa deh sama tujuan utama.

seringkali dalam hidup kita menunggu sesuatu tanpa berbuat, baiks secara sadar maupun gak sadar kita sudah nyia-nyiakan kesempatan yang sudah diberikan sama kita. misalnya yach dalam hal menolong sesama, seringkali kita berpikir “ ahk gw aja perlu ditolong, ngapain gw nolong mereka” atau “gw aja butuh uang, kenapa musti nyumbang”, “ntar deh, kalo gw udah jadi orang kaya (suksesk) gw bakalan tolong tuh orang, gw bakalan ini, itu de-el-el” tau ga secara ga sadar kita udah ngebatasin berkat buat kita. berkat itu laksana air sungai yang terus mengalir, yang gak bakalan kering hanya karena terus mengalirkan air.  nah kalo kita menghambat diri kita untuk memberi maka berkat itu akan terhenti gak mengalir karena kapasitas kita menerima berkat terbatas (pernah baca cerita tentang janda nabi yang menyediakan bejana tempat minyak, nah pas bejananya udah habis minyak berhenti mengalir (Bac 2 Raja-raja 4:6).

seringkali kita menunggu berbuat sesuatu karena banyak pertimbangan yang gak penting, misalnya : ntar aja deh dikerjain, toh masih banyak waktu (gw sering banget, melakukan hal tersebut dalam melaksanakan tugas kuliah) nah karena keasyikan dengan rutinitas yang biasa jadi lupa deh, akhirnya ngebut kerjainnya, nah hasilnya sudah pasti asal-asalan (gak semaksimal mungkin). contoh lain nanti kalo aku sudah dapat kerjaan yang lumayan bagus baru deh aku bakalan nyumbang ke gereja, baru aku ngasih perpuluhan, soalnya sekarang aku aja lagi kekurangan dana untuk ini, itu, alhasil karena gak terbiasa nyisihin uang (taukan manusia maklum yg ga pernah puas dan selalu kekurangan) pas udah dapat penghasilan yang lebih gede juga masih suka mikir untuk nyisihin. padahal kita harus belajar setia untuk hal-hal kecil supaya kita dipercayain hal besar.

adalagi contoh lain, ahk untuk dua tahun ini aku mau kerja dan nikmatin hasil kerjaku untuk senang-senang kapan lagi bok bias senang-senang (pengalaman oranglain gw comot) alhasil sampai bertahun2 (lebih 2 tahun) dia bekerja tak sedikitpun ditabung malah semakin luar biasa borosnya. banyak hal yang sudah kita sia-siakan saat kita menunggu waktu yang tepat. padahal semua waktu adalah baik diciptain Tuhan, Tuhan selalu memberi kita kesempatan tapi seringkali kita menunggu waktu yang tepat, dan berkata “ada waktu yang tepat” ya memang waktu Tuhan itu indah, tapi apa kita sadar kalo waktu yang Tuhan berikan sama kita adalah baik, Tuhan ingin kita melakukan hal-hal yang berguna selama hidup, Tuhan ingin kita melakukan sesuatu itu secara continue gak berhenti diawal atau menunggu diakhirnya saja.

so Jangan ditunda-tunda melakukan sesuatu terutama dalam menyebarin berita baik dalam Tuhan, jangan tunggu jadi benar dulu (karena gak ada orang benar, tetapi setiap orang dibenarkan karena iman). setiap orang bertugas menyebarkan berita keselamatan. jangan bilang aku bukan pendeta, aku bukan misionaris. karena semua kita adalah murid Tuhan Yesus yang bertugas untuk menjadikan semua bangsa menjadi MuridNya (Bac. Mat 28:19).

 Terinspirasi dari The 30% DISCOUNT WINNERS!! =)