Single You Will Be the Married You
diambil dari desiring God
diterjemahkan oleh : uly s
Bergabung ke klub gym, tidak seketika itu juga mengubah bentuk tubuhmu. memulai blog tidak seketika itu menjadikanmu menjadikanmu seorang penulis yang baik, membeli sebuah piano tidak membuatmu menjadi seorang musisi. prinsip yang sama berlaku untuk pernikahan. menikah tidak akan membuatmu menjadi istri atau seseorang yang lebih baik.
ketika saya lajang, saya berpikir pernikahan mungkin suatu senjata ajaib. saya percaya bahwa itu akan mengubah saya secara ajaib. saya berasumsi bahwa saya akan menguasai hal baru tentang cinta, kebahagian, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri yang sebelumnya, belum saya ketahui dan belum saya alami semasa saya lajang. saya percaya, bahwa ketika pertama kali saya berkata "Ya", saya akan melihat dunia dari lensa yang berbeda, dan menjadi seorang suami yang bertanggung jawab dan penuh kasih (yang nuliskan cowok ya).
saya mungkin akan membantah semua hal diatas, jika saja kamu bertanya pada saya sebelum saya menikah. secara pribadi, meskipun saya percaya bahwa pernikahan akan membuat saya lepas dari hubungan pada perjalanan saya menjadi serupa Kristus. saya tidak mau lebihsalah lagi.
menikah tidak seketika itu juga mengubahmu, itu hanya akan menunjukkan apa yang sudah ada didalam dirimu.
Bunuhlah kedaginganmu ketika kamu lajang.
beberapa orang kristen hidup secara pasif, seringkali, hanya ada sedikit tanggungjawab dalam hidupnya. oleh karena itu dosa akan terus bertahan dan merusak. seorang lajang yang menikmati berbagai jenis percabulan, tidak memberi diri atau memberi sedikit waktu ke gereja, jarang menghadiri ibadah minggu, menghabiskan waktu luang dengan sia-sia, jarang membaca Alkitab atau berdoa, memberi sedikit perhatian kepada dosa yang masih melimpah di hati mereka. banyak dari hal itu terjadi pada diri saya semasa lajang.
tetapi sebagai pengantin baru, kebenaran yang tidak nyaman ini ditemukan : sisi lajang saya masih ada pada masa pernikahan anda, Jika Anda malas, tidak bertanggung jawab, egois, sombong, serakah, dan / atau penuh nafsu ketika Anda lajang, Anda akan sama (atau lebih) malas, tidak bertanggung jawab, egois, sombong, serakah, dan / atau penuh nafsu setelah Anda mengatakan Ya.
hal yang penting untuk kita untuk tidak menunda menghentikan praktik mempertontonkan dosa dan membunuh dosa itu dalam hidup kita. dosa yang engkau lakukan semasa lajang, akan terus menguasaimu pada saat sudah menikah. namun demikian, seorang lajang tidak membunuh kedagingan hanya untuk menjadi pasangan yang baik, tapi anda harus membunuhnya karena memang ingin hidup bahagia dan hidup kudus, apapun status perkawinan anda.
Paulus memperingatkan semua orang bahwa "upah dosa adalah maut" (Roma 2 :23) dan bahwa kita harus mematikan segala sesuatu yang duniawi. Perintah ini bukan hanya berlaku untuk seorang yang menikah, tetapi juga kepada yang tidak menikah. jika anda tidak membunuhnya sekarang, maka dia akan membunuh anda, kecuali jika anda bertobat.
Jangan tunda pembunuhan kedagingan (dosa)
Paulus juga mengungkapkan bahaya besar dari penundaan pembunuhan kedagingan (dosa) yang dikenali dalam hidup kita.
"Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, ....
Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan......
Dan karena mereka merasa tidak perlu mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran terkutuk, sehingga melakukan apa yang tidak pantas ....... sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya. (Roma 1: 24-32)
Allah menyerahkan mereka karena "mereka tahu hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati" tapi mereka terus melakukan hal ini bukannya bertobat. bagian ini membahas tentang percabulan, itu jelas juga termasuk gosip, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar, angkuh, sombong, pelaku kejahatan, tidak taat kepada orang tua, bodoh, ketidaksetiaan, tak berperasaan, dan kejam.
Ini merupakan peringatan kepada kita semua, terutama seorang lajang, yang menghadapi resiko pada saat membunuh kedagingan (dosa) (untuk alasan apapun). saya katakan khusus kepada para lajang, karena mereka hidup sehari-hari tanpa bertanggun jawab kepada pasangan, itu suatu hal yang berbahaya saat kita ingin berhenti dari kedagingan anda. hal ini menakutkan untuk mengetahui bahwa kita dapat mencapai satu titik dimana kita tidak dapat meliat kebodohan yang membunuh diri kita sendiri atas pelanggaran yang kita buat.
Rumput akan lebih hijau jika di dalam Yesus
Kita pernah mendengan pepatah "rumput tetangga lebih hijau". pepatah ini dibuat untuk menggambarkan ketidak puasan manusia dengan posisi dan keadaannya saat ini. kita berpikir bahwa kita akan lebih bahagia jika kita berada pada keadaan berbeda . dan ini juga berlaku pada status pernikahan (lajang atau menikah). sebagian besar dari kita ingin menjadi seorang yang menikah, dan orang yang menikah ingin mejadi lajang kembali. mengapa? kami pikir bahwa pernyataan itu adalah ketidak puasan diluar baik didalam.
Ketidakpuasan yang sekarang adalah akar dari setiap lajang yang berharap bahwa pernikahan akan mengubah mereka seketika. pernikahan secara bertahap akan menjadikan roh mereka kudus dan hari pernikahan mereka adalah merupakan hari upacara kudus mereka. tapi setelah hari pernikahan berlalu, dan fase bulan madu memudar mereka tidak menemukan simpanan dan daya untuk menguduskan mereka, mereka masih sama berdosanya ketika mereka sama-sama lajang.
ini adalah hal rohani dan kekal yang tidak bertanggung jawab terhadap usaha penundaan penghentian terhadap dosa sebagai lajang, dengan harapan bahwa kehidupan yang berbeda (pernikahan) akan membuat mereka kudus dan lebih bahagia. hanya Yesus yang dapat membuat kita bahagia, terlepas dari keadaan kita saat ini, rumput dapat lebih hijau dengan Yesus, berlarilah kepadaNya. bertobatlah dari dosa-dosamu, minumlah air kehidupan yang akan memuaskan dahaga yang ada dalam diri kita masing-masing
Tidak, pernikahan tidak langsung mengubah anda, Tuhan karena Yesus Kristus dan melalui Roh KudusNya, akan mengubah anda ketika anda sudah menyerahkan diri kepadaNya pakah menkah atau belum menikah.
(terjemahan dibantu oleh Google)
Thanks for for sharing this articel Philip Holmes,
mohon maaf jika hasil translatednya begitu buruk.
Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus (Roma 3:24)
Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan
Kamis, 22 Oktober 2015
Selasa, 11 Februari 2014
Ketika Tuhan membuatmu menanti
Written by: Anna Bachinsky
Translated by : uly sitorus :p
Tuhan bisa saja datang dan menyembuhkan lazarus ketika dia masih hidup
tapi sebaliknya, Dia menanti untuk membangkitkannya dari antara orang mati dari dalam kuburnya.
Tuhan bisa saja membuat Daud menjadi raja sehari setelah dia di urapi,
tapi sebaliknya, Dia menanti 15 tahun untuk naik ke tahta, bertahun-tahun dihabiskannya hidup dalam ketakutan, bersembunyi dan melarikan diri dari ayah mertuanya
Tuhan bisa saja berbicara kepada musa untuk mengirim dia membebaskan umatNya 40 hari setelah ia melarikan diri dari mesir
tapi sebaliknya, Dia membuat musa menanti selama 40 tahun
Tuhan bisa saja mengeluarkan Yusuf dari penjara satu tahun setelah ia dijatuhi hukuman di sana
tapi sebaliknya, dia terjebak 10 tahun sebelum akhirnya dia dibebaskan
Tuhan bisa saja memberi Abraham putra yang dijanjikanNya semasa ia masih muda
tapi sebaliknya, Dia menunggu hingga abraham berumur 100 tahun dimana karena alasan kesehatan akan sulit mempunyai keturunan pada usia tua.
Tuhan bisa saja menjawab doa dan memenuhi kebutuhan setiap orang dengan cepat, tapi Dia tidak melakukannya.
tapi sebaliknya, Dia membuat kita menanti dan Dia sering melakukan hal yang sama kepada kita
Dia membuat kita menanti kesembuhan datang setelah kita sudah berdoa selama bertahun-tahun dan tidak ada tanda-tanda pemulihan
Dia membuat kita menanti untuk memenuhi panggilanNya dalam hidup kita setelah Dia meletakkan kerinduan dan hasrat dalam hati kita untuk melayaniNya dengan cara tertentu
Dia membuat kita menanti memberikan apa yang menjadi kerinduan kita, apakah itu bayi, pasangan maupun pekerjaan baru.
Dia membuat kita menanti petunjuk ketika kita terjebak dijalan buntu dan kita tidak tahu kemana dan apa yang harus kita lakukan
Dia bisa saja menjawab doa yang kita panjatkan bertahun tahun setiap malam, doa yang meneteskan air mata, doa yang telah lama tidak dijawab jawab, yang membuat kita bertanya-tanya apakah Dia mendengarnya. Tetapi Dia tidak melakukannya.
Dia menjagai musa di padang gurun selama 40 tahun
Yusuf dalam penjara selama 10 tahun
Abraham tidak mempunyai anak selama 100 tahun
Daud dalam pelarian selama 15 tahun
dan mungkin Dia sedang menjagaimu tepat dengan alasan yang sama seperti Dia menjagai mereka untuk beberapa tahun : untuk membangun imanmu
untuk membangun imanmu dalam penjara, dalam lembah hidupmu dimana itu sangat gelap dan begitu susah untuk dipercayai.
untuk membangun ketergantunganmu padaNya dimana ketika kamu merasa gersang dan hampa, Dia adalah kebenaran dari semua yang kamu rindukan dan kamu inginkan.
untuk melihat dengan baik bagaimana kamu akan mempercayai dan melayaniNya ketika kamu terjebak di suatu tempat, melakukan sesuatu yang tampaknya tidak terlalu penting untukNya
untuk membangun kepercayaanmu dalam Dia ketika badai terus mengamuk, pertempuran terus terjadi dan kemenangan tidak nampak dekat.
lihat... kadang-kadang masa-masa penantian dalam hidupmu adalah masa penting dalam hidupmu
selama masa ini dimana tidak terlihat apa yang akan terjadi, ketika beberapa doa sepertinya tidak terjawab, ketika Tuhan tampak jauh itu adalah pertumbuhan roh dalam hidup kita. dimana kita belajar untuk menjadi seperti Dia.
selama masa ini adalah masa kita membangun otot-otot kerohanian kita.
bahwa kita bertumbuh dalam iman
bahwa kita belajar untuk tergantung hanaya kepada Dia.
Apa yang sedang kamu nantikan hari ini?
apa kerinduanmu yang tampaknya jauh dan tidak akan pernah terpenuhi?
apa doa yang selalu kamu panjatkan sepertinya ditak pernah terdengar oleh Tuhan?
saya ingin mengingatkan kamu bahwa Tuhan tidak tuli terhadap doamu
Dia tidak buta terhadap cucuran air matamu, terhadap kerinduanmu dan kebutuhanmu
jika Dia membuatmu menanti, ada alasan yang sangat bagus untuk itu.
Jika Dia mengatakan tidak untuk hari ini, mungkin itu karena Dia menanti mengatakan "ya" yang lebih baik untuk esoknya.
Jika Dia menjagaimu pada tempat yang sama selalu hari ini, mungkin itu karena Dia mencoba menolong pertumbuhan imanmu sebelum kamu masuk ke tanah perjanjianmu kedepannya
Jika Dia tidak menyembuhkanmu atau membawamu kemenangan hari ini, mungkin itu karena kamu akan memperoleh kesaksian yang lebih besar ketika Dia menanti untuk menolongmu menjadi seorang pemenang esok hari.
dimanapun kamu berada sekarang ketahuilah bahwa Tuhan tepat disampingmu dan mempunyai tujuan untukmu, bahkan jika tujuan itu adalah saat menanti. jangan menyerah hanya karena kamu tidak melihat sesuatu terjadi hari ini.
mungkin tidak ada sesuatu yang terjadi secara fisik yg dapat dilihat oleh mata tetapi pasti ada sesuatu yang terjadi dalam roh kita saat kita bergantung kepada Kristus.
Jangan ijinkan masa penantianmu itu membuatmu putus asa tentang apa yang akan terjadi esok.
sebaliknya, biarlah itu membangun imanmu dan memberimu harapan yang lebih besar lagi atas apa yang telah Tuhan persiapkan untukmu.
Dia membuat orang terbesar yg beriman untuk menanti
Jangan berkecil hati jika Dia membuatmu menanti juga
Dia akan datang menghampiri anda, sama seperti Dia datang menghampiri mereka.
""Nantikanlah Tuhan! kuatkan dan teguhkanlah hatimu! Ya Nantikanlah Tuhan"
(Mazmur 27:14)
Jumat, 14 Juni 2013
Surat untukmu
tulisan ini aku temukan dari blongnya Anggit.
tulisan ini memang bukan aku yang membuatnya sendiri, tapi aku sangat setuju dengan tulisan ini, sepertinya ini juga menggambarkan apa yang sedang kupikirkan tentangmu. aku berterimakasih kepada anggit yang telah ngeposting tulisan ini, aku tahu sudah cukup bagus tapi aku hanya ingin menulisnya ulang, menulisnya dengan hatiku dan dengan terjemahanku seadanya, karena meskipun ini tulisan anggit, sekarang aku ingin menulisnya kembalimu
saudaraku,
kupikir menjadi pria yang saleh tidak gampang, aku dapat mengatakan seperti itu karena aku juga menyadari dan mengalami bahwa menjadi wanita yang saleh itu jg gak gampang. kita berdua sedang berjuang untuk menjadi pribadi yang Tuhan inginkan, berjuang menjadi serupa dengan Dia, menjadi utuh di dalam Dia, berjuang untuk menjalani hidup sebaik mungkin sesuai dengan anugrah hidup yang telah dikaruniakanNya kepada kita.
kami, wanita, juga bergumul untuk tunduk karena telah dituliskan bahwa itu merupakan dosa warisan kami. bahkan, itu lebih sulit dan sangat sulit.
seringkali, kami harus mengekang lidah kami untuk tidak mengatakan apa yang ada dalam hati kami.
seringkali, ada kata-kata yang sudah hendak keluar dari mulut tapi harus kami telan kembali. kami harus memikirkan apakah yang akan kami katakan dapat membangun mu.
seringkali, kami harus menahan diri untuk tidak mengutarakan pendapat untuk menentang pendapatmu
seringkali kami gagal, karena mencoba memahami dan memberikan tanggapan yang seimbang. ketika kami hendak menantang atau hendak tunduk terhadapmu, kedua hal tersebut menolongmu untuk bertumbuh menjadi seorang pria yang saleh. kami benar2 membutuhkan Tuhan untuk tunduk kepadamu.
secara logika, aku berpikir, kamu akan semakin serupa hatiNya, kamu akan semakin bertumbuh menjadi pria yang mana kami dapat tunduk dan kami akan lebih tunduk, dan kamu akan semakin mencintai kami seperti yang telah diperintahkan Kristus untuk kami lakukan : istri tunduk kepada suaminya. suami, mencintai istrinya seperti Kristus mencintai gerejaNya. kita saling mempengaruhi satu sama lain.
seperti kami membutuhkan Tuhan untuk bisa tunduk, kami percaya kamu juga perluh Tuhan untuk setia kepada kami. Tuhan adalah satu-satunya yang dapat mengikat kita bersama. itu sebabnya pengabdian yang terbaik adalah untuk Allah, bukan antar kita. Dia adalah sumber, sumber kita.
Meskipun sulit, aku berani menulis ini untukmu : ada wanita yang ingin belajar untuk tunduk kepadamu, menjadi penolongmu supaya kamu dan dia bersama-sama sebagai pasangan yang dapat memenuhi Rencana Allah. ada wanita yang berjuang dan bertumbuh untuk mengarahkan matanya kepada Juru selamat meskipun itu berat.
hidup memang berat, tapi menyenangkan : kesenangan kita itu akan menjadi kesenangan bersama dalam petualangan kita, bukan menjadi petualanganmu sendiri. cinta membutuhkan usaha. hubungan membutuhkan usaha dan petunjuk. kami wanita, tidak mencari pria yang sempurna. tidak, karena kami tahu hanya dia yang sempurna untuk kita yaitu Dia yang dapat memimpin kita, yaitu Yesus, Tuhan kita. kamu bukan Dia, itu sebabnya kamu tidak dapat mengisi setiap kebutuhan kami, tetapi kamu adalah buatan tangan Tuhan, saluran kasihNya, dari siapa kami dibuat. karena itu, karena kamu mencintai Tuhan, kami merasa nyaman, jika kamu taat kepada Allah yang memnuhi hidupmu, carilah Dia lebih sering, lebih dekat dan lebih menginginkannya lagi sebagai langkah untuk bertumbuh di dalam Dia. kami akan belajar percaya kepadamu akhirnya, karena kami belajar percaya kepada Tuhan, bahwa Dia yang memulai pekerjaan baik dalam kamu yang akan membawanya kepada kepenuhan sampai dengan harinya Tuhan.
demikian juga, kami bukan wanita yang sempurna dan kami dapat melukaimu. kami bertumbuh untuk menjadi apa yang Amsal 31 ajarkan kepada kami, tetapi kami minta maaf ada saat kami tidak bisa seperti itu. ada saat kami marah dan kami butuh keluar. namun, kamu harus yakin, bahwa kami melayanimu dengan sepenuh hati (amsal 9). itulah pertanyaan yang kami bawa dan repleksikan sehari-hari. apakah orang yang makan dari meja kami akan hidup atau mati? apakah kami memancarkan kehidupan? Apakah kami membawa kehidupan seperti maria yang menjadi ibu dari yang hidup? atau apakah kami membawa kematian dan menjadi ibu dari segala yang mati?
ketahuilah bahwa kami ingin mendukungmu, bahkan saat kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, kami akan belajar. kami sadar bagaimana besar tanggung jawabmu. kamu mengatasi masalah keluarga, kamu bertanggung jawab untuk kami, untuk keluargamu, untuk anak-anakmu sesudah Tuhan. itu adalah tanggung jawab yang besar. bertanggungjawab dan memenuhi keuangan untuk orang lain dan mengambil tanggung jawab pada orang lain itu tidak mudah. kami tahu bahwa jika kami tidak mendukungmu dan malah menjadi beban untukmu, kamu tidak akan bertumbuh menjadi apa yang Dia inginkan. kami tidak ingin itu terjadi. karena kamu adalah milikknya bukan milik kami.
ketahuilah bahwa kami tetap menjagamu dalam doa kami : untuk menolak ketidakpedulian, untuk menghargai hadiah yang lebih besar dari Allah, untuk menerima tanggung jawab, dan untuk memimpin dengan tabah. seperti singa dari Yehuda : yang mengambil langkah nyata, memakai iman lebih besar, karena itulah yang ada di DNAmu. dan untuk itulah Tuhan menciptakanmu : untuk memimpin, mengambil tantangan dan mengambil resiko. kami wanita tidak seberani kamu dan itu bukanlah sifat asli kami mengambil resiko.
temukanlah ukuran visimu dalam Tuhan yang akan memimpin lagnsung hidupmu. kamu adalah pemimpin kami, dan nyaman dalamnya. bahkan saat kamu gagal, saat kamu membuat kesalahan , kamu pikir kamu mengecewakan kami, mengambil keberanian. menangis didepan kami, menjadi rentan dihadapan kami, itu baik-baik saja dan itu wajar. sebenarnya, kami melayani dan terluka bersama dalam pertarungan. bagaimanapun, kami adalah belahan jiwamu. lihatlah mata kami, mengarahkan pandanganmu ke Tuhan dan temukanlah cinta untukmu disana. cinta adalah memberdayakan kamu untuk bangkit sekali lagi, untuk mencoba lagi, untuk berjuang sekali lagi, dan untuk memenangkannya lagi seperti kami membawamu kembali. kami menjagamu dalam doa kami. kami menunggumu untuk bangkit kembali dan berjuang untuk kami dan dengan kami.
untuk itu saudara, kami mendorongmu untuk menyangkal diri sendiri, memikul salib dan mengikutNya. mengalahkan roh ketakutan, berjalan dalam iman, bertumbuh dalam Dia, dan memimpin dengan tabah, kami akan mengikuti kepemimpinanmu karena kami tahu Tuhan ada dalammu. Amen.
Rabu, 18 Mei 2011
Kerendahan Hati (3)
yang lalu aku udah copas tentang Panggilan Tuhan Untuk Rendah hati, trus gimana ciri-cirinya, nah pastinya kalo berada dan berbuat dalam Tuhan gak ada yang sia-sia loh. setiap kita berbuat untuk Tuhan pasti ada untungnya (hehe hidup dalam Tuhan emang selalu beruntung coy), nah gitu juga dengan bersikap rendah hati.
Nah sekarang mari kita copas tentang Berkat Bagi Orang yang Rendah Hati
memilih untuk menjadi orang yang rendah hati tidak akan membuat kita menjadi direndahkan, sebaliknya akan banyak berkat aygn akan kita terima karena telah memilih untuk menjadi orang yang rendah hati.
1. Tuhan Yesus sendiri bilang kalau kita rendah hati maka kita akan ditinggikan oleh Tuhan
2. Orang yang rendah hati akan mendahului kehormatan, wah wah ternyata rendah hati itu didepan daripada kehormatan, berarti jika kita rendah hati kita sudah mendapat kehormatan
3. Kalau kita rendah hati, Tuhan sendiri yang akan membimbing kita untuk menurut hukumNya dan mengajarkan jalanNya, jadi kita gak usah kuatir deh, kalo kita udah bisa aplikasiin sikap rendah hati kita nantinya akan diajarin Tuhan untuk lakuin apa yang Tuhan inginkan pada diri kita (Dia bentuk kita jadi seperti hatiNya)
4. selain berkat secara rohani, Tuhan juga menjanjikan berkat jasmani kepada orang yang rendah hati yaitu kekayaan, kehormatan dan kehidupan. wow so great ya.
5. Tuhan akan mengasihi kita, dan Dia buat perbedaan dengan orang2 yang tidak rendah hati
6. Tuhan sendiri menjanjikan akan menghibur orang yang rendah hati
7. Tuhan akan memahkotai, kren yach pake mahkota keselamatan, bayangin gak sih siapa yang biasanya dapat mahkota pasti rajakan, nah berarti kalo kita rendah hati kita udah diangkat Tuhan sebagai raja dengan mahkota keselamatan.
8. orang yang rendah hati selain beroleh berkat dari Tuhan ternyata juga bakalan dapat pujian juga loh.
9. orang yang rendah hati juga dapat tambahan / supply semangat dari Tuhan, wah sedangkan semangat dari teman2 aja dah luar biasa apalagi semangat dari Tuhan.
Saudara2, ternyata hidup bersikap rendah hati sangat2 enak tenan, gak bakalan ada lagi tuh yang kurang, ada kekayaan (perut kenyang), ada kehormatan, ada keselamatan, dikasihi, ditinggikan, sejahtera berlimpah, diajarin sama Tuhan langsung, pokoke sungguh luar biasa hidup dengan kerendahan hati.
ayo-ayo kita memenuhi panggilang Tuhan untuk rendah hati, mengamalkan cirinya, nah kita akan menerima berkat dari Tuhan.
Nah sekarang mari kita copas tentang Berkat Bagi Orang yang Rendah Hati
memilih untuk menjadi orang yang rendah hati tidak akan membuat kita menjadi direndahkan, sebaliknya akan banyak berkat aygn akan kita terima karena telah memilih untuk menjadi orang yang rendah hati.
1. Tuhan Yesus sendiri bilang kalau kita rendah hati maka kita akan ditinggikan oleh Tuhan
"Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan"
(Mat 23:12)
2. Orang yang rendah hati akan mendahului kehormatan, wah wah ternyata rendah hati itu didepan daripada kehormatan, berarti jika kita rendah hati kita sudah mendapat kehormatan
"Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan"
(Amsal 18:12)
3. Kalau kita rendah hati, Tuhan sendiri yang akan membimbing kita untuk menurut hukumNya dan mengajarkan jalanNya, jadi kita gak usah kuatir deh, kalo kita udah bisa aplikasiin sikap rendah hati kita nantinya akan diajarin Tuhan untuk lakuin apa yang Tuhan inginkan pada diri kita (Dia bentuk kita jadi seperti hatiNya)
"Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati"
(Maz 25:9)
4. selain berkat secara rohani, Tuhan juga menjanjikan berkat jasmani kepada orang yang rendah hati yaitu kekayaan, kehormatan dan kehidupan. wow so great ya.
"Ganjaran kerendahan hati dan takut akan TUHAN adalah kekayaan, kehormatan dan kehidupan."
(Amsal 22:4)
"Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang, orang yang mencari TUHAN akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya"
(Maz 22:27)
"Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah"
(Maz 37:11)
5. Tuhan akan mengasihi kita, dan Dia buat perbedaan dengan orang2 yang tidak rendah hati
"Apabila Ia menghadapi pencemooh, maka Iapun mencemooh, tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya"
(Ams 3:34)
"Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
(Yak 4:6)
"5.Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. 6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya."
(1 Ptr 5:5-6)
6. Tuhan sendiri menjanjikan akan menghibur orang yang rendah hati
"Tetapi Allah, yang menghiburkan orang yang rendah hati, telah menghiburkan kami dengan kedatangan Titus."
(2 Kor 7:6)
7. Tuhan akan memahkotai, kren yach pake mahkota keselamatan, bayangin gak sih siapa yang biasanya dapat mahkota pasti rajakan, nah berarti kalo kita rendah hati kita udah diangkat Tuhan sebagai raja dengan mahkota keselamatan.
"Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan."
(Mzm 149:4)
"Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian."
(Ams 29:23)
9. orang yang rendah hati juga dapat tambahan / supply semangat dari Tuhan, wah sedangkan semangat dari teman2 aja dah luar biasa apalagi semangat dari Tuhan.
"Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk."
(Yes 57:15)
Saudara2, ternyata hidup bersikap rendah hati sangat2 enak tenan, gak bakalan ada lagi tuh yang kurang, ada kekayaan (perut kenyang), ada kehormatan, ada keselamatan, dikasihi, ditinggikan, sejahtera berlimpah, diajarin sama Tuhan langsung, pokoke sungguh luar biasa hidup dengan kerendahan hati.
ayo-ayo kita memenuhi panggilang Tuhan untuk rendah hati, mengamalkan cirinya, nah kita akan menerima berkat dari Tuhan.
Doa :
Tuhan, terimakasih Engkau tlah memanggil aku (kami) untuk bersikap rendah hati supaya (aku) kami dapat menerima berkat dariMu dan menyalurkannya kepada orang-orang disekitar kami, sehingga namaMu semakin dipermuliakan. Amin
Sabtu, 14 Mei 2011
Kerendahan hati (2)
bulan yang lalu aku sudah ngeposting tentang panggilan Tuhan untuk rendah hati ==> sini, nah sekarang aku mau share tentang Ciri-ciri Kerendahan Hati.
yuk mari kita copas :
Kerendahan hati bukan masalah gaya bicara yang lemah lembut melainkan masalah sikap hati. Orang yang berbicara lemah lembut belum tentu rendah hati tetapi orang yang rendah hati sudah pasti berbicara sopan dan lemah lembut. nah ini dia beberapa ciri-ciri orang yang rendah hati :
1. Orang yang rendah hati mau menerima dirinya sendiri apa adanya, seperti teladan Paulus yang dikatakannya kepada jemaat Korintus
yuk mari kita copas :
Kerendahan hati bukan masalah gaya bicara yang lemah lembut melainkan masalah sikap hati. Orang yang berbicara lemah lembut belum tentu rendah hati tetapi orang yang rendah hati sudah pasti berbicara sopan dan lemah lembut. nah ini dia beberapa ciri-ciri orang yang rendah hati :
1. Orang yang rendah hati mau menerima dirinya sendiri apa adanya, seperti teladan Paulus yang dikatakannya kepada jemaat Korintus
"3.Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar, 4.Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, 5. supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah. 6. Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan. 7. Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita"
(1 Korint 2:3-7)
dan
"Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, bahkan tidak layak disebut rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah"
(1 Kor 15:9)
nah, melalui teladan Paulus kita diajari untuk menerima kita apa adanya, meskipun dianggap gak layak secara manusiawi tapi Allah mampu untuk melayakkan kita dengan keterbatasan kita Dia akan menunjukkan kuasaNya menyempurnakan kita dalam Dia.
2. Orang yang rendah hati mau menerima orang lain apa adanya.
"Sebab itu terimalah satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk kemuliaan Allah"
(Roma 15:7)
Yesus telah memberi teladan kepada kita dengan menerima kita untuk kemuliaan Allah meskipun kita sesungguhnya tidak layak karena dosa yang telah kita perbuat tapi Dia melayakkan dengan Kasih KaruniaNya memberikan keselamatan dan jalan untuk memperdamaikan kita dengan Allah, nah untuk itu kita juga harus menreima orang lain itu apa adanya gak pandang bulu, gak pandang kaya miskin, jelek cantik, karena semua sama dimata Tuhan. so do it.
3. Orang yang rendah hati rela diketahui dirinya sebagaimana adanya.
"7. Kami berdoa kepada Allah, agar kamu jangan berbuat jahat bukan supaya kami ternyata tahan uji, melainkan supaya kamu ini boleh berbuat apa yang baik, sekalipun kami sendiri tampaknya tidak tahan uji. 8. Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran. 9. Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna"
(1 Korint 12:7-9)
Nah rasul Paulus aja tuh tidak nutupi kekurangannya, dia memberitahu kepada jemaat bagaimana sebenarnya keadaan dirinya, dia tidak bermegah. nah kita juga dituntut untuk terbuka satu sama yang lain, gak bermegah dengan apa yang udah kita miliki dan berani dikoreksi jika emang kita salah dan saling membangun dengan keterbatasan dan kelemahan yang kita miliki supaya kita sebagai anggota Tubuh Kristus saling menguatkan dan menjadi sempurna.
4. Orang yang rendah hati rela melepas haknya, termasuk hak untuk dilayani. sebaliknya, harus siap menjadi pelayan bagi orang lain
"Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu"
(Matius 20:26)
5. Orang yang rendah hati tidak minta dihargai walaupun dirinya layak menerima penghargaan itu
"4. Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, 5. lalu berkata kepada-Nya: "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu. 7. Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
(Matius 4:4-7)
Yesus telah memberi teladan, dimana saat dicobain iblis Yesus gak nunjukin bahwa Dia pasti akan ditopang sama malaikat, meski Dia tahu itu, tapi lagi-lagi Dia mau nunjukin bahwa dengan cara begitu siiblis itu pasti merasa menang, nah kita juga diajak untuk rela untuk melepas hak kita untuk menunjukkan kepada siiblis yang coba buat kita berharap sama yang namanya penghargaaan, dan itu dapat membuat kesombongan. be carefull anak2 Allah.
6. Orang yang rendah hati tidak iri dengan segala yang dimiliki oleh orang lain
"Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa"
(Yak 4:2)
kalo kita emang rendah hati, kita itu ga boleh iri dengan kepunyaan yang dimiliki oleh orang lain, soalnya Tuhan udah kasih karunia buat kita yang berbeda-beda, kalo kita iri atau ada rasa ingin memiliki hal ini akan menghancurkan, nah mari tunjukkan sikap jentel dengan mengakui kelebihan yg dimiliki oleh orang lain n jadiin motivasi diri untuk menjadi yang lebih baik
7. orang yang rendah hati tidak mencari kepentingan sendiri, dan mengganggap orang lain menajdi yang utama
"dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri"
(Fil 4:2)
8. orang yang rendah hati adalah orang yang mengakui dan tunduk kepada otoritas yang diatasnya baik itu , kakak rohani, kakak PA, orang tua, suami, pemerintah dan Yesus Kristus. (1 Ptr 2:18; 5:5, Tit 3:1; Ibr 13:17; Kol 3:18)
9. Orang yang rendah hati akan bersikap lembut, sopan dan sabar
"Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu"
(Efesus 4:2)
10. meneladani Tuhan, orang yang rendah hati tidak akan membedakan orang
"Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: "Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang"
(Kis 10:34)
11. Orang yang rendah hati mau menereima nasihat dari orang lain
" Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan"
(1 Tes 5:11)
12. Orang yang rendah hati mau mengakui kesalahan dan meminta maaf
" Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya"
(Yak 5:16)
13. Orang yang rendah hati mau menerima bantuan dari orang lain dengan wajar dan penuh ucapan syukut, dengan merasa tidak lebih rendah.
"Karena di Tesalonikapun kamu telah satu dua kali mengirimkan bantuan kepadaku."
(Fil 4:16)
14. Orang yang rendah hati tidak memikirkan perkara yang lebih dari kemampuannya
"Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah kepada kamu masing-masing."
(Rom 12:3)
NB :
mari saling mendoakan ya saudara2 dalam Yesus Kristus untuk mengalami ciri2 diatas, jujur aja ak masih belum bisa mengamalkan ciri2 itu semua untuk saat ini tapi aku yakin bahwa aku akan bertumbuh dan berbuah di dalam Dia.
Rabu, 27 April 2011
Kerendahan Hati (1)
ini bukan karyaku, tapi ini aku copas dari Manna Sorgawi Periode April 2011 perihal Pendalaman Alkitab Interaktif (hehe, emang gw gak kreatif ) maklum2 sebenarnya aku sama sekali gak bisa nulis2 (gak punya diary tersendiri, gak suka crita2 ttg diriku tapi sekarang gak lagi, kan mo berubah berubah utk menjadi yg lebih baik dan disenangi Allah, (aku yakin meski copas pasti Tuhan senang aku mau ngetik ini untuk bisa dibaca orang ) oho PD bangets diriku.
1
2
3
Let's Start
Panggilan Tuhan untuk Rendah Hati
Kerendahan hati adalah salah satu karakter Tuhan yang tidak bisa ditiru oleh Iblis. Jika Tuhan menunjukkan sikap yang rendah hati, maka sebaliknya iblis menunjukkan sikap yang tinggi hati atau sombong. Oleh sebab itu, kita sebagai orang percaya dipanggil untuk hidup dalam kerendahan hati. Banyak ayat Firman Tuhan yang mengajar dan meminta kita untuk rendah hati
1. " Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang terbaik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu : selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?" (Mi 6:8), menurut Ayat tersebut kerendahan hati adalah merupakan salah satu yang dituntut Tuhan dari kita (Tuntutan loh).
2. "Carilah TUHAN, hai semua orang yang rendah hati di negeri, yang melakukan hukum-Nya; carilah keadilan, carilah kerendahan hati; mungkin kamu akan terlindung pada hari kemurkaan TUHAN" (Zef 2:3), nah dalam ayat ini dikatakan bahwa kita mencari kerendahan hati seperti mencari Tuhan.
3. "Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu" (Ef 4:2), dalam ayat ini dikatakan bahwa kerendahan hati haruslah menjadi salah satu sifat orang kristen yang sudah lahir kembali, yang sudah disalibkan kesombongannya. kerendahan hati harus selalu ada dalam diri orang percaya, bukan hanya sewaktu-waktu.
4. "dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus" (Ef 5:21), merendahkan hati bukan hanya kewajiban searah dari seseorang terhadap orang lain, tetapi setiap orang kristen harus saling merendahkan hati dan diiringi dengan takut akan Kristus.
5. "Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati" (1 Ptr 3:8), rendah hati merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan kesatuan di dalam gereja. Bahkan posisi rendahhati disejajarkan dengan sifat seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang.
6. "5.Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. 6.Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya" (1 Ptr 5:5-6), kadangkala merendahkan diri secara positif, bukan minder, disamakan dengan merendahkan hati, termasuk merendahkan diri di bawah tangan Tuhan yang kuat.
7. "Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran" (Kol 3:12), kerendahan hati harus menjadi "pakaian" bagi orang kristen, yang dikenakan setiap saat
8. "Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib" (Flp 2:8), bahwa Yesus juga memberikan teladan merendahkan hati.
9."4. Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, 5. kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu (Yoh 13:4-5), Teladan Yesus dalam kerendahan hati juga nampak saat Dia membasuh kaki murid-muridNya.
10. "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup" (1 Yoh 2:6), Semua orang Kristen wajib hidup dalam kerendahan hati seperti kristus.
Nah, nanti seri 2 aku copas Ciri-ciri kerendahan Hati.
tobe continue
Langganan:
Postingan (Atom)